Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi penting dalam memperkuat ketahanan bangsa, kerukunan, dan kepedulian sosial di tengah perubahan masyarakat yang semakin cepat.

“Indonesia yang kuat dimulai dari keluarga yang kuat, masyarakat yang peduli, serta kolaborasi yang erat di antara seluruh elemen bangsa,” ujar Pramono dalam Seminar Kebangsaan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Menteng 2026 bertema “Keluarga Kuat, Bangsa Kuat” di HKBP Menteng, Jalan Jambu Nomor 46, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu.

Pramono mengatakan keluarga menjadi ruang pertama dalam pembentukan karakter sekaligus tempat tumbuhnya kepedulian, toleransi, dan sikap saling menghargai yang menjadi modal penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut dia, penguatan ketahanan keluarga semakin penting di tengah perubahan sosial yang berlangsung cepat sehingga nilai-nilai kebangsaan perlu terus ditanamkan melalui lingkungan keluarga dan komunitas.

Ia juga menilai ruang dialog yang mempertemukan pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, jemaat, dan generasi muda diperlukan untuk menjaga semangat kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.

Baca juga: Kolaborasi antarumat beragama dukung Jakarta jadi kota toleran

“Seminar ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog kebangsaan yang inspiratif, konstruktif, serta mampu membangun semangat kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, akademisi, jemaat, dan generasi muda dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui peran keluarga dan komunitas,” katanya.

Pramono mengatakan pembangunan Jakarta tidak hanya membutuhkan kemajuan dari sisi infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kehidupan sosial yang rukun, inklusif, dan saling menjaga.

Karena itu, ia mengajak pemerintah dan masyarakat memperkuat kolaborasi serta partisipasi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

“Ketahanan bangsa tidak hanya dibangun melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui keluarga dan komunitas yang mampu menumbuhkan kepedulian serta menjaga kerukunan,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta HKBP Resort Menteng Pdt. Sahat Manullang mengatakan jemaat HKBP Menteng berkomitmen mendukung pembangunan Jakarta serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.

Menurut Sahat, keberadaan Gubernur Pramono dalam seminar tersebut menjadi kesempatan bagi jemaat untuk mengetahui visi dan program pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami sebagai warga gereja dan sekaligus sebagai bagian integral bangsa ini akan berkomitmen untuk mendukung seluruh program, visi yang telah dicanangkan, dilakukan, bahkan capaian-capaian Bapak Gubernur dan jajarannya untuk kebaikan kita bersama, kebaikan Jakarta,” ujar Sahat.

Baca juga: Gereja HKBP di Jaktim dinilai berperan dalam kerukunan umat beragama

Baca juga: Rano tegaskan Jakarta rumah bagi keberagaman

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.