Warta Ekonomi, Jakarta -

Gaya Makmur Group melalui PT Gaya Makmur Tractors (GM Tractors) dan PT Gaya Makmur Mobil (GM Mobil) membawa berbagai solusi alat berat dan transportasi ke Mining Indonesia 2026, termasuk teknologi electric vehicle (EV), hybrid electric vehicle (HEV), serta truk berkapasitas besar untuk mendukung sektor pertambangan, konstruksi, dan logistik.

Mining Indonesia 2026 berlangsung pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. GM Tractors dan GM Mobil menempati Area Open Space No. 11 dan booth 0S-11.

GM Tractors menampilkan sejumlah alat berat XCMG, termasuk wheel loader XC938 EV dan XC978 HEV, excavatorXE215EV, serta XC958 dan crane XCT80_Y1. Kehadiran unit elektrifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan teknologi alat berat yang dapat digunakan tidak hanya di pertambangan, tetapi juga konstruksi, perkebunan, logistik, dan material handling.

Selain XCMG, GM Tractors menghadirkan tujuh unit Wirtgen Group yang terdiri dari Wirtgen WR240X, Wirtgen W200P, Vögele 1900-3G, Hamm HC119, Hamm HC208D, Hamm HD90 P VV, dan Kleemann MC110 EVO2.

Produk tersebut mencakup berbagai aplikasi, mulai dari soil stabilizationrecyclingmillingasphalt pavingcompaction, hingga pengolahan material. GM Tractors juga memasarkan produk Shantui untuk kebutuhan konstruksi dan pertambangan, termasuk bulldozer.

Di sisi transportasi, GM Mobil meluncurkan FAW FD660TH, tractor head yang ditujukan untuk angkutan berat di sektor pertambangan dan logistik jarak jauh.

FAW FD660TH memiliki tenaga hingga 660 HP dan torsi maksimum 3.300 Nm. Kendaraan tersebut menggunakan transmisi ZF 12-speed dengan hydraulic retarder serta mampu menopang Gross Combination Weight (GCW) hingga 270 ton.

Dari sisi keselamatan, kabin FAW FD660TH memenuhi standar UNECE R29 yang mengatur ketahanan struktur kabin terhadap benturan.

Selain model tersebut, GM Mobil menampilkan sejumlah produk FAW Trucks dan XCMG Trucks, mulai dari tractor headdump truckchassis cargomixer trucklight truckmanhaulself loader, hingga fuel truck.

GM Mobil juga membawa lini truk listrik, di antaranya XT370DT, XT490DT, XT490TH, dan XT150CD sebagai bagian dari pengembangan solusi transportasi berat berbasis EV.

Direktur Utama PT Gaya Makmur Mobil Frankie Makaminang mengatakan produk truk GM Mobil didukung sistem fleet management berbasis digital bernama GM Teletech.

"Produk truk yang dipasarkan GM Mobil ini juga didukung teknologi Fleet Management System yang kami sebut GM Teletech, sistem monitoring kendaraan berbasis digital yang memungkinkan pemilik truk memonitor kondisi unit secara real-time melalui smartphone maupun komputer," ujar Frankie.

GM Mobil juga mengoperasikan Reman Center untuk perbaikan, rekondisi, dan remanufaktur komponen truk besar. Fasilitas tersebut ditujukan untuk memperpanjang usia pakai komponen, mengurangi limbah, serta menekan biaya operasional pelanggan.

Dari sisi jaringan, GM Tractors hingga 2026 memiliki 22 cabang, 11 service point, dan 7 job site support. Secara keseluruhan, jaringan GM Group mencapai 82 network yang mencakup cabang, dealerservice point/service center, hingga job site support.

Sementara itu, GM Mobil memiliki 21 cabang dan dealer serta 21 service center yang tersebar dari Aceh hingga Jayapura.

Baca Juga: Operasi ODOL di Tol Kunciran, 11 Truk Kelebihan Muatan Ditindak

Baca Juga: Produksi Emas EMAS Melonjak, Proyek CIL 12 Mtpa Tambang Pani Berjalan Sesuai Rencana

Baca Juga: CYBR Incar Bisnis Keamanan Siber dari dari Pindad hingga Perusahaan Tambang

Frankie mengatakan partisipasi di Mining Indonesia 2026 menjadi momentum perusahaan untuk menghadirkan solusi transportasi dan alat berat yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Mining Indonesia 2026 menjadi momentum penting bagi kami untuk terus menghadirkan solusi transportasi dan alat berat yang andal, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan industri pertambangan, konstruksi dan logistik di Indonesia. Peluncuran FAW FD660TH menegaskan komitmen GM Mobil untuk terus berinovasi dan mendukung produktivitas para pelaku usaha di sektor ini," katanya.