asiawebawards.com
  • 2026-08-06 09:12:46 +0000 UTC

    Aug 06, 2026

    Genset tidak stabil diduga picu kebakaran rumah warga Petak Bahandang Gumas

    Genset tidak stabil diduga picu kebakaran rumah warga Petak Bahandang Gumas

    Kamis, 6 Agustus 2026 16:12 WIB

    Image Print

    Personel gabungan memadamkan kebakaran satu unit rumah di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Rabu (5/8/2026). ANTARA/HO-Polres Gumas 

    Kuala Kurun (ANTARA) - Satu unit rumah milik Tarung, warga RT 004/RW 002 Desa Petak Bahandang, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, hangus terbakar, Rabu (5/8) petang, sekitar pukul 18.00 WIB.

    Pamapta I Polres Gunung Mas Ipda D.N. Siregar mewakili Kapolres AKBP Arum Sari Puspita Dewi di Kuala Kurun, Kamis, mengatakan kebakaran bermula saat aliran listrik dari PLN mengalami pemadaman di wilayah setempat.

    "Saat listrik padam, pemilik rumah menghidupkan genset sebagai sumber listrik cadangan. Namun putaran mesin genset diketahui tidak stabil, sehingga diduga menyebabkan arus listrik menjadi tidak normal," katanya.

    Kondisi tersebut kemudian memicu percikan api dari terminal atau stop kontak di salah satu kamar tidur, yang mengenai kasur hingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian plafon rumah.

    Api selanjutnya menjalar cepat ke bagian lain bangunan, sehingga petugas menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran guna memadamkan api, dibantu personel Polres Gunung Mas, Polsek Kurun, TNI, dan warga setempat.

    Berkat kerja sama semua unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB, meski sempat menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

    Penanganan lebih lanjut terhadap peristiwa ini ditindaklanjuti oleh Polsek Kurun guna mencari penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah warga tersebut.

    Ipda D.N. Siregar menuturkan, personelnya bersama Polsek Kurun, TNI, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat bahu-membahu membantu proses pemadaman hingga api berhasil dikuasai.

    Menurutnya, kecepatan koordinasi dan kerja sama antarunsur sangat diperlukan agar penanganan situasi darurat seperti ini dapat berjalan dengan baik.

    Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan sumber listrik cadangan maupun perangkat kelistrikan di rumah.

    "Kami berharap sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, unsur terkait dan masyarakat terus terjaga sehingga pelayanan serta penanganan terhadap berbagai situasi darurat dapat semakin cepat dan optimal," demikian Ipda D.N. Siregar.

    Baca juga: Pemkab Gumas pastikan CKG sentuh seluruh lapisan masyarakat

    Baca juga: Pemkab Gumas bantu rehabilitasi Gereja Hosana GKE Bereng Jun

    Baca juga: Program Taruna Bhakti dimulai di Sekolah Rakyat Gumas

    Pewarta : Chandra
    Uploader: Admin 2
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-06 09:12:46 +0000 UTC