Gempa Kumamoto Hentikan Pabrik Chip, Toyota, Honda dan Nissan Terdampak
Bagikan:
JAKARTA - Gempa bermagnitudo 7,1 di Prefektur Kumamoto mulai menekan aktivitas industri Jepang. Sejumlah pabrik chip, otomotif, kimia, minuman, hingga layanan logistik menghentikan operasi setelah gempa mengguncang wilayah barat daya Jepang itu.
Kyodo News dikutip Kamis, 30 Juli, melaporkan, penutupan pabrik meluas pada Rabu, sehari setelah gempa terjadi. Kekhawatiran muncul karena penghentian operasi bisa menimbulkan dampak ekonomi lebih besar jika berlangsung lama.
Sektor semikonduktor menjadi salah satu yang paling disorot. Semikonduktor atau chip adalah komponen penting untuk perangkat elektronik, mobil, mesin pabrik, dan peralatan digital.
Sony Semiconductor Manufacturing Corp., anak usaha Sony Group Corp., langsung menghentikan operasi pabriknya di Kikuyo setelah gempa. Perusahaan belum menetapkan kapan produksi kembali berjalan.
Langkah serupa diambil Renesas Electronics Corp. dan Tokyo Electron Ltd. Dua perusahaan chip besar itu menangguhkan operasi di masing-masing dua pabrik di Prefektur Kumamoto.
BACA JUGA:
Mitsubishi Electric Corp. juga menghentikan operasi di pabriknya di Koshi dan Kikuchi.
Dampak gempa tidak berhenti di sektor chip. Toyota Motor Kyushu Inc. sempat kembali menjalankan tiga pabriknya di Prefektur Fukuoka setelah pemeriksaan keselamatan. Namun, operasi kembali dihentikan mulai Rabu malam hingga Jumat malam.
Toyota menghentikan lagi produksi karena masalah logistik dan kondisi di pemasok. Gangguan itu memperlihatkan masalah pengiriman barang dan pasokan komponen ikut menentukan cepat atau lambatnya pabrik kembali berjalan.
Honda Motor Co. menghentikan operasi pabrik sepeda motor dan mesin di Kota Ozu hingga Jumat.
Nissan Motor Co. juga akan menghentikan sebagian operasi di dua pabrik di Prefektur Fukuoka mulai Kamis siang karena pasokan suku cadang terlambat.
Penutupan pabrik juga terjadi di sektor lain. Pabrik bir milik Suntory Holdings Ltd. di Kashima dan pabrik Mitsubishi Chemical Corp. di Uto masih belum beroperasi.
Nippon Paper Industries Co. mengatakan masih memeriksa seluruh tingkat kerusakan di Pabrik Yatsushiro. Salah satu cerobong asap di fasilitas itu rusak parah. Perusahaan belum menentukan kapan produksi bisa dimulai lagi.
Gempa Kumamoto juga mengganggu layanan logistik. Japan Post Co. menangguhkan layanan di kantor pos di seluruh prefektur.
Yamato Transport Co. menghentikan penanganan paket. Sementara itu, Sagawa Express Co. untuk sementara menghentikan layanan pengambilan dan pengiriman paket di beberapa wilayah.
Kyodo News menyebut kekhawatiran terhadap dampak ekonomi yang lebih luas muncul jika penghentian operasi berlangsung lama.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+