Banyak merek, baik dari dalam maupun luar negeri, yang koleksi busananya mendukung gaya skena dan estetik yang digemari anak muda. Untuk merek lokal, Shopatvelvet, Callie Cotton, Josephinne Anni, 3Mongkis, dan ATS The Label menawarkan pilihan atasan basic warna netral dengan potongan rapi dan aksesori simpel, cocok untuk gaya effortless namun berkesan mahal. Erigo, yang dikenal secara internasional, menyediakan streetwear dengan hoodie, jaket, dan t-shirt berpotongan oversized yang nyaman dan modern.
Merek lokal lainnya seperti Public Culture menonjolkan desain grafis artsy dan unik, sering berkolaborasi dengan seniman muda untuk desain eksperimental yang segar. Thanksinsomnia mengusung konsep streetwear dengan desain grafis khas yang unik dan segar, seringkali satir atau menyindir, cocok untuk gaya rebellious khas skena.
Aerostreet menjadi merek lokal yang viral untuk sneakers dengan desain simpel, nyaman, dan harga terjangkau, melengkapi outfit skena. Danjyo Hiyoji terkenal dengan pakaian unisex dan desain avant-garde yang unik dan berani, berfokus pada generasi muda yang trendy.
Happa memadukan sentuhan tradisional dengan gaya kontemporer menggunakan motif dan warna cerah dengan potongan modern. Dominate Jakarta memiliki identitas kuat dengan desain rugged, maskulin, dan terinspirasi dari military wear, cocok untuk pecinta streetwear yang ingin tampil bold.
Roughneck 1991 menyediakan beragam item fashion seperti kaos, hoodie, jaket kanvas, dan jaket denim. Shining Bright fokus pada desain kaos, hoodie, dan jaket yang menggambarkan kebebasan berekspresi, sering berkolaborasi dengan seniman dan komunitas skateboard. Tenue de Attire mengusung konsep Parisian style dengan motif kemeja dan corak menarik, sementara Sejauh Mata Memandang mengangkat isu lingkungan dan terinspirasi dari budaya Indonesia. Lepas Wear menawarkan warna-warna dan model simpel namun hangat, cenderung pada pilihan warna bumi.
Dari merek global, Loewe asal Spanyol diminati pecinta gaya artsy dengan koleksi motif bunga, tekstur bulu, dan warna earthy yang estetik. Salomon, yang dulunya dikenal sebagai merek hiking, kini menjadi ikon streetwear skena dengan sepatu trail yang rugged dan fungsional.
Autry menjadi pilihan penggemar sneaker retro dengan desain bersih dan sentuhan vintage. Diesel bangkit dengan gaya baru yang berani dan rebel, dengan koleksi denim yang out of the box. Jacquemus, merek asal Prancis, menawarkan gaya minimalis, playful, dan lembut dengan siluet kecil yang unik.
Maison Margiela menghadirkan gaya anti-mainstream dengan konsep deconstructed dan estetika Y2K, dikombinasikan potongan minimalis. A.P.C. menjadi pilihan pecinta gaya minimalis dengan sentuhan timeless, potongan bersih khas Prancis, dan warna dasar. Merek sepatu seperti Converse, Vans, dan Dr. Martens juga sering menjadi pilihan favorit untuk melengkapi outfit skena.