Ryanair, yang merupakan maskapai tersibuk di Eropa, melaporkan lebih dari 65.000 penumpangnya mengalami keterlambatan hingga delapan jam pada Selasa.
Di Bandara Heathrow, salah satu bandara tersibuk di Eropa, keberangkatan sempat dihentikan sekitar waktu makan siang. Aktivitas penerbangan kemudian kembali berjalan, sebelum kembali mengalami gangguan pada sore hari.
Pada sore tersebut, Heathrow disebut kehabisan ruang untuk menerima penerbangan yang datang karena pesawat tidak dapat berangkat sesuai jadwal.
Sebanyak 13 penerbangan yang seharusnya menuju Heathrow kemudian dialihkan ke bandara lain di Inggris dan Eropa.
Para penumpang diminta menghubungi maskapai masing-masing untuk memeriksa status penerbangan mereka.
British Airways mengatakan pihaknya memperkirakan gangguan tersebut akan menimbulkan dampak lanjutan.
"Kami terpaksa membatalkan atau mengalihkan lebih dari 100 penerbangan pada Selasa sore," kata seorang juru bicara.
"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan dan mengatur perjalanan mereka agar tetap dapat melanjutkan perjalanan."
"Kami meminta pelanggan yang penerbangannya dibatalkan untuk tidak datang ke bandara dan bersabar jika mereka mencoba menghubungi kami, karena pusat layanan telepon kami saat ini sangat sibuk."
Bandara-bandara di seluruh Inggris juga melaporkan pembatalan dan keterlambatan penerbangan. Penumpang disarankan memeriksa informasi penerbangan mereka sebelum berangkat ke bandara.
Menurut FlightRadar24, bandara yang paling terdampak adalah Heathrow, Gatwick, Manchester, dan Birmingham.
Ryanair mengatakan penumpang yang terdampak akan mendapatkan pemberitahuan.
Penumpang Terjebak Berjam-jam di Landasan
Gangguan tersebut juga membuat sejumlah penumpang harus menunggu berjam-jam di dalam pesawat.
Phil White dari Bexhill mengatakan kepada BBC Your Voice bahwa penerbangannya menuju Lanzarote sempat melakukan proses naik pesawat sesuai jadwal. Namun, setelah itu, ia dan penumpang lainnya harus menunggu berjam-jam di landasan Bandara Gatwick.
"Kami diberi tahu bahwa radar sedang mati dan kami tidak bisa lepas landas," kata Phil.
Ia mengatakan kondisi di dalam pesawat masih cukup nyaman. Namun, pilot terus memberikan informasi kepada penumpang setiap sekitar 20 menit.
"Pilot masuk setiap 20 menit dan mengatakan mereka sedang menunggu informasi dari pengendali lalu lintas udara. Jika mereka mendapatkan informasi baru, dia akan memberi tahu kami," ujarnya.