Festival Besei Kambe Anjir Lake Vol 1 berlangsung semarak
Sabtu, 29 Agustus 2026 18:13 WIB
Pembukaan Festival Besei Kambe Anjir Lake Vol 1 di Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Sabtu (29/8/2026). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Kuala Kapuas (ANTARA) - Festival Besei Kambe Anjir Lake Vol 1 yang berlangsung di Lapangan Agro Wisata Anjir Lake, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah berlangsung semarak dan disambut antusiasme masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat pelestarian budaya luhur Kalteng sekaligus mendorong pengembangan ekonomi kreatif lokal,” kata Staf Ahli Bupati Kapuas Budi Kurniawan saat membuka kegiatan, Sabtu.
Festival Besei Kambe tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan melestarikan berbagai tradisi serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan semakin mengenal, mencintai, dan ikut menjaga keberadaan budaya daerah.
Pemkab Kapuas menilai kegiatan berbasis budaya seperti Festival Besei Kambe memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata daerah. Keberadaan Agro Wisata Anjir Lake sebagai lokasi kegiatan juga dapat menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Kapuas kepada masyarakat luas.
Selain aspek budaya dan pariwisata, festival tersebut diharap mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal dapat memanfaatkan kegiatan untuk memasarkan berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan hingga produk ekonomi kreatif lainnya.
Baca juga: LPTQ Kapuas seleksi 32 calon peserta kafilah untuk MTQH provinsi
Ia berharap Festival Besei Kambe dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan semakin berkembang pada tahun-tahun berikutnya. Kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, pelaku usaha, generasi muda, serta masyarakat dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Rexy Azmi menyampaikan festival ini menghadirkan perpaduan pengalaman interaktif tradisi adat dan pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat.
“Festival ini diselenggarakan sebagai wadah partisipatif yang mengajak generasi muda dan masyarakat luas untuk tidak hanya menyaksikan hiburan budaya, tetapi juga merasakan langsung kehangatan tradisi Dayak dan Kalimantan Tengah dari pagi hingga sore hari,” tuturnya.
Dua ajang kompetisi utama yang menjadi pilar festival ini, adalah perlombaan air legendaris Besei Kambe, adu dayung perahu berlawanan arah yang menguji kekuatan fisik serta strategi di atas Danau Anjir Lake, serta Turnamen Balogo di arena darat.
Selain itu, pengunjung dapat menjajal berbagai arena permainan tradisional di Gelanggang Permainan Rakyat “Huma Betang”, di antaranya Bagasing Kayu permainan olahraga ketangkasan memutar gasing kayu tradisional.
Selanjutnya, permainan Balogo menggunakan tongkat untuk meluncurkan logo guna merobohkan susunan logo milik lawan dan yang terakhir adalah sumpit Dayak atau manyipet, uji fokus membidik sasaran balon.
Kemudian, festival juga menghadirkan Live Cooking Mangenta atau prosesi menumbuk ketan muda menggunakan lesung kayu. Seluruh hasil masakan ini akan disajikan untuk pengunjung umum.
Tak kalah menarik, kawasan festival juga memamerkan produk kerajinan rotan, ukiran kayu, aksesoris manik-manik khas Kalimantan, serta olahan produk UMKM lokal.
Festival Besei Kambe Anjir Lake Vol 1 merupakan wujud nyata komitmen dalam mengolaborasikan nilai-nilai kearifan lokal Dayak dengan potensi ekonomi kreatif di kawasan Agrowisata Anjir Lake.
"Kami ingin menghadirkan ruang dimana tradisi leluhur seperti besei kambe, balogo dan mangenta tetap hidup dan dibanggakan oleh generasi muda,” demikian Rexy Azmi.
Baca juga: 2.638 kasus ISPA di Kapuas dalam dua pekan
Baca juga: Karhutla di Dadahup Kapuas hanguskan rumah warga
Baca juga: Pemkab Kapuas tekankan investasi harus beri dampak bagi UMKM
Pewarta : All Ikhwan
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.