Jakarta (ANTARA) - Pembalap Gresini Racing Fermin Aldeguer mengharapkan cuaca di Mandalika akan cerah sepanjang perhelatan MotoGP Indonesia pada Minggu.

“Saya tidak berpikir bahwa cuaca buruk akan datang, saya berharap. Saya lebih menginginkan cuaca cerah (nanti di balapan),” kata Fermin Aldeguer kepada pewarta di Jakarta, Rabu.

“Kita tahu bahwa pada periode saat ini akan sangat mungkin turun hujan, kondisi tersebut akan sama dihadapi oleh semua pembalap. Kami harus memberikan yang terbaik untuk kompetitif di segala kondisi,” imbuh pembalap asal Spanyol tersebut.

Dalam prakiraan cuaca yang dihimpun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rabu, cuaca di wilayah Mandalika pada 10 Oktober diprediksi cerah berawan dari pukul 11.00 WITA hingga 17.00 WITA dengan suhu 29-33 derajat Celcius.

Fermin merupakan jawara bertahan MotoGP Indonesia setelah pada musim sebelumnya mampu menjadi yang tercepat.

Baca juga: Fermin hanya ingin tampil kompetitif di MotoGP Indonesia

Meski berstatus sebagai juara bertahan, pembalap bernomor 54 tersebut tak ingin memasang target untuk mempertahankan gelar mengingat persaingan saat ini begitu kompetitif.

Terlebih sepanjang Sirkuit Mandalika masuk dalam kalender MotoGP sejak musim 2022, belum ada satu pun pembalap yang bisa mempertahankan gelar juara MotoGP Indonesia.

Pada musim 2022, Miguel Oliveira menjadi yang tercepat di Sirkuit Mandalika dan pada musim 2023, Francesco “Pecco” Bagnaia menjadi raja di Mandalika.

Lalu pada musim 2024, Jorge Martin mengamankan gelar jawara MotoGP Indonesia.

Baca juga: Jelang MotoGP Mandalika, Bastianini perluas kiprahnya di luar lintasan

Baca juga: Luca Marini sebut Mandalika sebagai salah satu sirkuit favorit

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.