ILUSTRASI. Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 (Dok/OJK)

Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Syariah, dan asosiasi industri jasa keuangan terus memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia.

Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2026 dengan tema “Tumbuh Bersama, Bermanfaat Untuk Semua” yang berlangsung pada 20-23 Agustus 2026 di Grand Atrium, Kota Kasablanka, Jakarta.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat produk dan layanan keuangan syariah sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Baca Juga: Kinerja Asuransi Kesehatan di Asuransi Jiwa dan Umum Kompak Tumbuh per Juni 2026

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono mengatakan, EKSiS diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai keuangan syariah.

“Pada akhirnya diharapkan masyarakat mampu memilih dan menggunakan produk keuangan syariah yang sesuai dan bermanfaat bagi mereka,” ujar Dicky dalam keterangannya Rabu (2/9/2026).

Sebanyak 34 PUJK Syariah dari berbagai sektor turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari perbankan, pasar modal, asuransi, pembiayaan, pergadaian, hingga penjaminan.

Selain itu, enam pelaku ekosistem halal turut memperkenalkan berbagai produk halal serta layanan dana sosial kepada masyarakat.

Baca Juga: OJK: KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Bisa Memberikan Dampak bagi Asuransi Jiwa Kredit

Transaksi EKSiS Capai Rp 4,98 Miliar

Ketua Organizing Committee Orkestrasi Program Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah (OC LIKS) Arjanto mengatakan, EKSiS 2026 mencatat sejumlah capaian selama empat hari penyelenggaraan.

Jumlah pengunjung tercatat mencapai 10.076 orang. Sementara itu, aktivitas transaksi selama expo mendorong pembukaan 2.863 rekening dengan total nilai transaksi mencapai Rp 4,987 miliar.

“Jumlah pembukaan rekening sebanyak 2.863 akun dari aktivitas transaksi penyaluran maupun penghimpunan dana dengan nilai transaksi Rp 4.987.590.000,” kata Arjanto.

Tidak hanya selama pelaksanaan expo, rangkaian promosi dan kegiatan pre-event yang dilakukan PUJK Syariah sepanjang 20 Juli-19 Agustus 2026 juga mencatat capaian signifikan.

Pada periode tersebut, aktivitas promosi dan pre-event EKSiS berhasil mendorong pembukaan 95.842 rekening dengan total nilai transaksi mencapai Rp 4,003 triliun.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi pengembangan industri keuangan syariah sekaligus pentingnya kolaborasi antara regulator, industri, LPS, asosiasi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

Baca Juga: Bisnis Perusahaan China di Indonesia Tumbuh 80%, OCBC Bidik Energi Terbarukan.

Dorong Literasi dan Inklusi Syariah

EKSiS 2026 juga dikemas dengan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif. Sejumlah narasumber dari industri jasa keuangan syariah hingga dai nasional Ustaz Hilman Fauzi memberikan edukasi kepada masyarakat melalui materi “Keuangan Tertata, Cinta Terjaga, Keluarga Sejahtera”.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, penyelenggara menghadirkan sejumlah kegiatan seperti fashion show, lomba mewarnai anak, tari tradisional Ratoeh Jaroe, serta lomba reels Instagram.

Kegiatan tersebut juga diramaikan berbagai program transaksi dan promosi. Dukungan dari PUJK Syariah memungkinkan EKSiS menghadirkan doorprize harian dan grand prize bagi masyarakat yang melakukan transaksi selama periode kegiatan.

Selain itu, komedian Dicky Difie dan grup musik RAN turut menghibur pengunjung secara langsung di Grand Atrium, Kota Kasablanka.

Baca Juga: BTN Ambil Alih Pengelolaan Kredit Pegawai Aktif dari SMBC Indonesia

Pada penutupan EKSiS 2026, OJK kembali menegaskan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan tanggung jawab bersama atau sharing responsibilities seluruh ekosistem keuangan syariah.

OJK juga mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan EKSiS 2026, termasuk PUJK Syariah dan LPS, dalam memperluas jangkauan literasi serta inklusi keuangan syariah kepada masyarakat.

Melalui EKSiS 2026, sinergi berbagai pemangku kepentingan diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan kegiatan, tetapi terus berlanjut dalam menghadirkan produk dan layanan keuangan syariah yang mudah diakses, dipahami, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • Ekonomi Syariah
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  • keuangan syariah
  • EKSiS 2026