asiawebawards.com
  • 2026-08-02 19:02:48 +0000 UTC

    Aug 02, 2026

    Eks Fisioterapis Timnas Indonesia Buka Program Layanan untuk Pengemudi Ojek Online

    Program dilaksanakan di Mandirev by Bebas Cedera yang berada di kawasan Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Asep merupakan fisioterapis olahraga yang pernah menjadi bagian dari tim pendukung Timnas Indonesia pada periode 2014 hingga 2025. 

    Pengalamannya selama lebih dari satu dekade dimanfaatkan untuk mengembangkan layanan fisioterapi yang menyasar masyarakat luas.

    Menurut Asep, fisioterapis memiliki peran dalam melakukan analisis gerak, rehabilitasi, hingga terapi latihan untuk membantu seseorang kembali beraktivitas secara optimal.

    Layanan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi atlet, tetapi juga pekerja yang mengandalkan kondisi fisik dalam menjalankan pekerjaannya.

    Ia menilai pengemudi ojek online menjadi salah satu kelompok yang berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal.

    Aktivitas duduk dalam waktu lama, paparan getaran kendaraan, serta mobilitas tinggi dinilai dapat memicu berbagai keluhan pada sistem gerak.

    "Pengemudi ojek online merupakan bagian penting dari mobilitas masyarakat. Namun, mereka juga menghadapi beban fisik yang tinggi setiap hari," kata Asep Azis dalam keterangan resminya.

    Sebagai movement expert, fisioterapis tidak hanya membantu mengurangi nyeri, tetapi juga mencari penyebab gangguan gerak, memperbaiki pola gerakan, serta membantu seseorang kembali bekerja dan beraktivitas secara optimal.

    Melalui program ini, kami ingin memberikan akses fisioterapi yang lebih terjangkau agar keluhan dapat diperiksa, ditangani, dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih berat."

    Keluhan yang kerap dialami pengemudi di antaranya nyeri pada leher, bahu, punggung bawah, pergelangan tangan, pinggul, lutut, hingga pergelangan kaki. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dan produktivitas apabila tidak ditangani sejak awal.

    Dalam program tersebut, mitra pengemudi ojek online dapat memperoleh satu sesi fisioterapi dengan tarif Rp17.845 dari harga normal Rp575.000.

    Selain pengemudi, masyarakat yang datang ke lokasi menggunakan layanan ojek online juga mendapatkan tarif khusus.

    Setiap peserta akan menjalani pemeriksaan awal berupa movement assessment sebelum memperoleh penanganan.

    Pemeriksaan itu dilakukan untuk menyesuaikan terapi dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.

    Asep menilai pemeriksaan dini, edukasi, terapi latihan, serta penanganan yang tepat dapat membantu mencegah cedera maupun gangguan muskuloskeletal berkembang menjadi lebih serius.

    Menurutnya, menjaga kualitas gerak menjadi kebutuhan bagi siapa pun yang bergantung pada kemampuan fisik saat bekerja.

    "Semangat kemerdekaan juga berarti dapat bekerja, bergerak, dan beraktivitas tanpa terus dibatasi oleh cedera," ujarnya.

    "Kami berharap program ini bukan hanya membantu mengurangi keluhan, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa fisioterapis adalah movement expert yang berperan menjaga kualitas gerak, mencegah cedera, dan mengembalikan fungsi tubuh agar tetap produktif sepanjang hayat "

    Melalui program tersebut, Asep berharap layanan fisioterapi dapat semakin mudah diakses oleh masyarakat di luar lingkungan olahraga.

    Ia juga mendorong meningkatnya kesadaran mengenai pentingnya rehabilitasi, pencegahan cedera, dan kesehatan gerak bagi pekerja dengan aktivitas fisik yang tinggi.

    "Atlet dan pengemudi ojek online memiliki satu kesamaan: sama-sama bergantung pada tubuhnya untuk bekerja. Karena itu, setiap orang berhak mendapatkan akses terhadap fisioterapi yang berkualitas agar dapat terus bergerak, bekerja, dan hidup lebih baik," tutup Asep.

    2026-08-02 19:02:48 +0000 UTC