Pelajar mengikuti simulasi mitigasi bencana gempa bumi di SDN Kalibata 11, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini mengajak siswa mengenali tanda bahaya dan alarm darurat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Sejumlah pelajar mengikuti arahan saat simulasi gempa bumi di SDN Kalibata 11, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Dalam kondisi gempa, siswa perlu tetap tenang, merunduk, serta melindungi kepala dan leher untuk mengurangi risiko cedera akibat benda yang jatuh. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Pelajar berlatih menyelamatkan diri saat simulasi gempa bumi di SDN Kalibata 11, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Salah satu langkah yang diajarkan dalam mitigasi gempa adalah berlindung di bawah meja yang kokoh sambil berpegangan hingga guncangan berhenti. Siswa juga diingatkan untuk menjauhi kaca dan lemari yang berpotensi roboh. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Pelajar mengikuti simulasi evakuasi bencana gempa bumi di SDN Kalibata 11, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Setelah guncangan berhenti dan situasi dinilai aman, penghuni bangunan perlu keluar secara tertib melalui jalur evakuasi menuju area terbuka, tanpa berdesakan atau saling mendorong. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Suasana simulasi mitigasi gempa bumi di SDN Kalibata 11, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Melalui latihan langsung di lingkungan sekolah, para pelajar dibiasakan memahami arahan dan prosedur keselamatan sehingga tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga dapat mempraktikkan langkah penyelamatan diri saat keadaan darurat. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

Pelajar melakukan simulasi mitigasi bencana gempa bumi di SDN Kalibata 11 di Jakarta, Rabu (21/10/2026). Pemprov DKI Jakarta menggelar simulasi gempa secara serentak pada hari yang sama di berbagai lokasi, termasuk sekolah, untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana. (FOTO : Republika/Thoudy Badai)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelajar mengikuti simulasi mitigasi bencana gempa bumi di SDN Kalibata 11, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini memberikan edukasi kepada siswa mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan saat gempa terjadi, mulai dari mengenali alarm darurat hingga melakukan penyelamatan diri.

Melalui simulasi ini, siswa dilatih agar lebih siap menghadapi situasi darurat dan memahami cara melindungi diri untuk mengurangi risiko cedera. Edukasi mitigasi bencana sejak dini diharapkan dapat membangun kesadaran dan membiasakan anak-anak bertindak tepat saat menghadapi bencana gempa bumi.

sumber : Republika