Banda Aceh (ANTARA) - Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial, Zurich mencatat pertumbuhan jumlah nasabah sekitar 15 persen sepanjang 2025, sehingga kini melayani lebih dari tiga juta nasabah di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung kebutuhan yang terus berkembang, Zurich memperkuat kehadirannya di Aceh melalui pembaruan kantor di Banda Aceh sebagai bagian dari transformasi jaringan distribusinya di berbagai wilayah Indonesia.
Aceh memiliki peran strategis dalam pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKSyar) di Indonesia.
Baca juga: Kokohkan akses perlindungan, Zurich hadirkan kantor dengan wajah baru di Batam
Sebagai provinsi yang menerapkan sistem lembaga keuangan syariah dan menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan EKSyar nasional, Aceh senantiasa memperkuat ekosistem
keuangan berbasis syariah yang semakin inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, Zurich memperkuat kehadirannya di Aceh untuk mendukung perluasan akses masyarakat terhadap solusi perlindungan dan layanan keuangan yang berkualitas.
“Di Aceh, kami melihat pertumbuhan yang signifikan pada ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta pemahaman masyarakat terhadap perencanaan keuangan dan pengelolaan risiko. Oleh karena itu, Zurich terus berupaya untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan aksesibilitas bagi nasabah,” kata Dian Wibowo, Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia.
Baca juga: DPRK dan Wali Kota anggarkan Rp1 miliar untuk pekerja rentan di Banda Aceh
Menurut Dian, melalui pembaruan kantor ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh pengalaman layanan yang lebih nyaman, mudah dijangkau, dan relevan dengan kebutuhan mereka.
“Menjelang 35 tahun Zurich di Indonesia, kami telah berpengalaman dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat
Indonesia dalam berbagai kebutuhan, dan kami terus berkomitmen untuk mendampingi Indonesia mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan tangguh,” lanjut Dian.
Aceh juga memiliki arti penting dalam perjalanan inovasi Zurich di Indonesia, khususnya dalam pengembangan solusi perlindungan berbasis parametrik.
Pada 2022, PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) memperkenalkan Asuransi Parametrik Indeks Cuaca Syariah bagi petani kopi di Bener Meriah untuk membantu mereka menghadapi risiko cuaca ekstrem melalui pendekatan berbasis data cuaca dan prinsip syariah.
Hingga saat ini, Zurich telah memberikan perlindungan kepada lebih dari 4.000 petani kopi di Aceh. Perlindungan inovatif tersebut menjadi salah satu wujud komitmen Zurich dalam menghadirkan solusi perlindungan yang tepat sekaligus mendukung penguatan ekosistem masyarakat ekonomi syariah lokal.
Peresmian pembaruan kantor Zurich ini turut dihadiri sejumlah mitra strategis Zurich yang berkolaborasi dalam memperluas akses masyarakat terhadap solusi keuangan dan perlindungan, antara lain dari Danamon.
Kantor yang telah diperbarui ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan
konsultasi terkait solusi perlindungan Zurich, serta mengakses berbagai layanan nasabah, termasuk administrasi polis dan dukungan klaim, dalam lingkungan layanan yang lebih nyaman dan modern.
Pada periode yang sama, revitalisasi dilakukan di Aceh, Batam, Pontianak, dan Palembang. Pembaruan ini merupakan bagian dari fase pertama revitalisasi jaringan Zurich secara nasional hingga 2027, sebagai wujud komitmen Zurich untuk memperluas akses terhadap perlindungan dan layanan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Zurich Insurance Group (Zurich) adalah perusahaan asuransi global terkemuka dengan multilini usaha yang didirikan lebih dari 150 tahun lalu dan telah berkembang menjadi sebuah bisnis yang melayani lebih dari 82 juta nasabah di lebih dari 200 negara dan wilayah, sekaligus memberikan tingkat pengembalian total bagi pemegang saham yang termasuk terdepan di industri.
Baca juga: Pemkab Nagan Raya asuransikan perangkat desa dan beasiswa anak
Pewarta: Redaksi Antara Aceh
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.