Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengemukakan pembangunan industri olahraga terus dikebut untuk memacu perekonomian nasional selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Industri olahraga kita terus dikebut dan bergerak maju. Sekarang banyak sekali event olahraga yang dampaknya menggerakkan berbagai sektor industri di masyarakat," kata Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini menempatkan industri olahraga sebagai salah satu sektor penting yang dapat menggerakkan perekonomian nasional.

Oleh sebab itu, banyak acara olahraga digelar di berbagai daerah di tanah air yang dapat meningkatkan geliat sektor usaha masyarakat.

Arlan menjelaskan acara-acara olahraga yang digelar berupa olahraga yang ditonton atau spectator sports seperti sepak bola, tenis, bola voli, bola basket, dan sebagainya.

Acara-acara tersebut, kata dia, dapat disaksikan secara langsung di lapangan sehingga kunjungan penonton dapat mendorong pertumbuhan sektor usaha ekonomi seperti transportasi, kuliner, penginapan, dan sebagainya.

Selain itu, acara tersebut juga dapat disiarkan secara broadcasting sehingga sektor tersebut juga bisa terus bertumbuh.

Baca juga: Menpora pastikan seleksi Direktur Aset LPUK berbasis kompetensi

Ia menjelaskan selain spectator sports, juga ada acara yang melibatkan partisipasi secara massal atau mass participating sports seperti ajang lari.

Saat ini, kata dia, Indonesia memiliki sejumlah ajang lari yang rutin digelar setiap tahun seperti Maybank Marathon di Bali, Bank Jateng Borobudur Marathon di Jawa Tengah, BTN Jakarta International Marathon di Jakarta, serta festival lari dan berbagai ajang lainnya yang digelar badan usaha negara maupun swasta.

Arlan mengatakan ajang lari merupakan momentum yang bagus untuk menggerakkan sektor-sektor usaha karena mobilisasi orang dalam jumlah besar ke suatu daerah.

"Para pelari tentu membutuhkan kelengkapan baju, celana, topi dan lainnya. Belum lagi yang datang dari daerah lain harus menginap, menggunakan transportasi, makan minum, dan lainnya," katanya.

Arlan menjelaskan bahwa selain mendukung berbagai acara olahraga, Kemenpora juga memiliki dua agenda besar yang sudah dilakukan dalam dua tahun terakhir seperti Indonesia Sports Summit (ISS) dan Merdeka Run.

Dalam ISS, dihadirkan berbagai kegiatan yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan olahraga serta acara perlombaan olahraga. Kemudian, Merdeka Run juga membawa dampak seperti ajang lari lainnya.

"Jadi dua acara itu menjadi quick win kami sebagai show case untuk mendorong pertumbuhan industri olahraga," katanya.

Arlan menambahkan, ke depan, Kemenpora akan terus mendukung maupun menyelenggarakan berbagai acara olahraga sehingga semakin banyak ruang yang menggerakkan usaha-usaha perekonomian masyarakat.

Baca juga: Menpora sarankan bonus medali Asian Games ditabung untuk masa depan

Baca juga: Sambut atlet Asian Games, Menpora sebut fokus selanjutnya ke Olimpiade

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.