DPR RI beri bantuan 10 kelompok peternakan babi pada 2026 - ANTARA News Papua Tengah
Sorong (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPR RI Robert Joppy Kardinal mengatakan bantuan peternakan babi bagi masyarakat di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong akan disalurkan kepada 10 kelompok pada tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan peternak dan memperkuat ketahanan pangan.
"Untuk tahun ini ada 10 kelompok yang akan menerima bantuan ternak babi di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong," kata Robert Joppy Kardinal di Sorong, Sabtu.
Ia menjelaskan, setiap kelompok akan menerima 10 ekor babi yang terdiri atas satu ekor pejantan dan sembilan ekor indukan betina agar pengembangbiakan ternak dapat berlangsung lebih cepat.
Menurut Robert, program bantuan tersebut merupakan bagian dari aspirasi Komisi IV DPR RI yang bersumber dari Kementerian Pertanian dan akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan masyarakat serta potensi daerah.
Selain bantuan ternak babi, pemerintah juga telah menyalurkan berbagai bantuan sektor pertanian dan peternakan, seperti pompa air, ayam petelur, bioflok ikan lele, serta bibit tanaman untuk sejumlah daerah di Papua Barat Daya.
Ia menegaskan bantuan yang diberikan tidak hanya disalurkan, tetapi juga diawasi secara langsung bersama dinas terkait dan penyuluh pertanian agar benar-benar diterima kelompok sasaran.
"Saya turun langsung melihat hasilnya. Saya ingin memastikan bantuan sampai kepada kelompok yang berhak dan dimanfaatkan dengan baik," ujarnya.
Robert juga menekankan pentingnya manajemen keuangan bagi kelompok penerima bantuan.
Menurut dia, pemerintah hanya memberikan pendampingan pada tahap awal sehingga selanjutnya kelompok diharapkan mampu mandiri dalam membeli bibit maupun mengembangkan usahanya.
"Yang paling penting adalah manajemen keuangan. Setelah masa pendampingan selesai, kelompok harus bisa mandiri agar usaha tetap berjalan dan berkelanjutan," katanya.
Ia optimistis bantuan ternak babi memiliki prospek yang baik karena tingkat reproduksinya relatif tinggi sehingga dapat dikembangkan dan hasilnya dibagikan kepada kelompok lain untuk memperluas manfaat program pemberdayaan masyarakat.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.