Timika (ANTARA) - Pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) meminta kepada pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kabupaten/kota se Provinsi Papua Tengah untuk fokus bekerja meningkatkan kesejahteraan petani yang ada di daerah masing-masing.

Wakil Ketua Umum Bidang Litbang dan Kajian Strategis DPN HKTI Manimbang Kahariady di Timika, Sabtu, dalam arahannya pada acara pelantikan pengurus HKTI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI se Provisi Papua Tengah mengatakan bahwa HKTI berkomitmen memajukan dunia pertanian dan memakmurkan petani Indonesia.

"Pelantikan yang penuh hikmat ini menjadi inspirasi kita melaksanakan tugas-tugas organisasi. Pikiran dan tenaga kita niatkan untuk memajukan petani Indonesia. Kita siap sedia mendarmakan waktu kita, kapan saja diperintah oleh pimpinan organisasi, kita harus siap," ujarnya.

Tugas Pengurus HKTI adalah bekerja memajukan sektor pertanian dengan tetap membangun kolaborasi bersama pemerintah di tingkat provinsi, kabupaten,para tokoh dan petani untuk menyatukan tekan dan semangat untuk memajukan petani.

"HKTI mengurus kepentingan petani jangan sampai kita diurus oleh petani," kata Manimbang

Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Daerah (Setda) Mimika Fransiskus Bokeyau mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah.

"Pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi keluarga serta mewujudkan kemakmuran, kemandirian dan ketahanan pangan," ujarnya.

Papua Tengah memilik potensi di sektor pertanian yang sangat besar untuk dikembangkan dengan memperlihatkan kondisi geografis, kekayaan sumber daya alam, kearifan lokal serta potensi komoditas unggulan di masing masing kabupaten.

Tantangan pembangunan pertanian ke depan tidaklah ringan mulia dari keterbatasan sarana dan prasarana pertanian, akses terhadap modal, penguasaan teknologi, ketersediaan pasar hingga peningkatan kapasitas dan keterampilan petani.

Dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi petani,dunia usaha, lembaga pendidikan serta seluruh pemangku kepentingan agar potensi pertanian yang dimiliki dapat di kelola secara optimal, berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"HKTI sebagai organisasi bergerak dalam bidang pertanian memiliki peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi petani,mendorong peningkatan kapasitas SDM pertanian serta membangun kemitraan yang produktif dengan petani, pemerintah dan pihak terkait," ujarnya.

HKTI harus mampu menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendorong inovasi pengembangan usaha tani, peningkatan produktivitas dan pemasaran hasil pertanian.

"Pengurus HKTI di setiap kabupaten dapat membangun program kerja yang kongkrit terukur dan berorientasi pada hasil dengan mengutamakan kepentingan petani serta membangun potensi pertanian lokal," ujarnya.

Ia menegaskan pelantikan pengurus DPC HKTI se Papua tengah bukan hanyalah seremonial tetapi merupakan awal dari sebuah tanggung jawab dan pengabdian untuk memajukan sektor pertanian serta memperjuangkan kesejahteraan para petani.

Pengurus DPC HKTI kabupaten/kota dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah tersebut secara resmi dikukuhkan oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional HKTI Manimbang Kaharyadi di Kota Timika, Kabupaten Mimika pada Sabtu (3/10).

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.