Dony: Konsolidasi BUMN membuat laporan keuangan Danantara butuh waktu
Laporan keuangan Danantara itu kan hasil konsolidasi daripada BUMN dan ini adalah pertama kali BUMN melakukan laporan konsolidasi
Jakarta (ANTARA) - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menjelaskan laporan keuangan Danantara belum dipublikasikan karena masih dalam proses konsolidasi dan audit.
Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, ia menyebut penyusunan laporan tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan setelah seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berada dalam satu holding.
Menurutnya, proses penyusunan laporan keuangan Danantara jauh lebih kompleks dibandingkan laporan keuangan perusahaan pada umumnya karena harus menggabungkan laporan dari seluruh BUMN sekaligus melakukan eliminasi transaksi antarperusahaan.
"Laporan keuangan Danantara itu kan hasil konsolidasi daripada BUMN dan ini adalah pertama kali BUMN melakukan laporan konsolidasi," ujar Dony.
Ia menjelaskan sebelumnya masing-masing BUMN menyusun laporan keuangannya secara terpisah. Namun setelah berada dalam satu holding, seluruh transaksi antarbadan usaha harus dieliminasi agar tidak terjadi pencatatan ganda dalam laporan konsolidasi.
Menurut Dony, proses tersebut memerlukan waktu karena melibatkan ratusan hingga ribuan entitas yang memiliki transaksi satu sama lain.
Meski demikian, Dony memastikan proses penyusunan laporan keuangan dilakukan secara transparan dan tidak ada informasi yang ditutup-tutupi.
"Prosesnya tentu membutuhkan waktu lama. Tetapi pada dasarnya kalau kita mau melihat tentu kita bisa melihat, kalau per individu tentu kita bisa melihat laporan masing-masing BUMN," terangnya.
Ia juga mengungkapkan laporan keuangan Danantara saat ini tengah memasuki tahapan pra-audit sebagai bagian dari proses penyusunan laporan keuangan.
Selain itu, Danantara juga menggandeng konsultan keuangan untuk menyusun struktur akun (chart of accounts) agar laporan keuangan konsolidasi dapat disusun sesuai standar yang berlaku.
Dony optimistis proses penyusunan laporan akan lebih cepat pada tahun-tahun berikutnya setelah pola konsolidasi dan eliminasi transaksi antar-BUMN telah berlangsung.
"Karena ini tahun pertama kan, setelah ini tentu kalau kita sudah ketemu polanya. Makanya perlu disampaikan juga kepada publik bahwa kalau sudah ketemu polanya pas eliminasi dari seluruh perusahaan ini tahun berikutnya akan jauh-jauh lebih mudah," imbuhnya.
Baca juga: Danantara konsolidasikan BUMN-BUMN yang bergerak di bidang properti
Baca juga: BP BUMN: Konsolidasi aset tambah 13 ribu hektare kawasan Danareksa
Baca juga: Danantara rilis laporan keuangan setelah RUPS BUMN tuntas
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Fathur Rochman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.