Pontianak (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat meluncurkan Gerakan Sintang Beragam Pangan Lokal (G-Sampan) untuk mendorong diversifikasi konsumsi pangan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi pangan lokal sebagai sumber gizi dan penggerak ekonomi daerah.

"G-Sampan merupakan upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kebiasaan masyarakat dalam mengenali, mengolah, memanfaatkan, serta mengonsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA)," ujar Kepala DKPP Kabupaten Sintang Lili Suryani di Sintang, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sintang memiliki potensi sumber daya pangan lokal yang perlu terus dikembangkan. Potensi tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat tetapi juga menjadi sumber inovasi, peningkatan nilai tambah produk, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan pelaku pangan lokal.

Peluncuran G-Sampan dilaksanakan bersamaan dengan lomba kreasi menu pangan lokal B2SA dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-46 tahun 2026. Kegiatan di Pendopo Bupati Sintang tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny.

Lili mengatakan lomba tersebut menjadi sarana edukasi dan promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan beragam dan bergizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di daerah.

Menurutnya, berbagai komoditas seperti umbi-umbian, jagung, pisang, sayuran, buah-buahan, dan hasil perikanan dapat diolah menjadi menu yang menarik, sehat, serta memiliki nilai tambah ekonomi.

Sebelumnya, DKPP Sintang juga menggelar Gerakan Pangan Murah selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi daerah.

Pemerintah menyediakan 800 paket bahan pangan yang terdiri dari 5 kilogram beras SPHP, 1 liter minyak goreng dan 1 kilogram gula pasir.

Paket itu yang semula dijual Rp110 ribu dapat diperoleh masyarakat dengan harga Rp95 ribu setelah mendapat subsidi pemerintah daerah. Namun pada pelaksanaan hari pertama, harga tersebut kembali turun menjadi Rp85 ribu setelah Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memberikan tambahan subsidi pribadi sebesar Rp10 ribu per paket.

Melalui G-Sampan, DKPP berharap terbangun sinergi pemerintah daerah, PKK, petani, nelayan, pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memperkuat budaya konsumsi pangan lokal serta mendukung ketahanan pangan Kabupaten Sintang.

Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.