Cirebon (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Jawa Barat, menerapkan program pemanfaatan lahan terbatas dengan mengubah area bekas tempat pembuangan sampah (TPS) menjadi lokasi yang menghasilkan pangan.
Kepala DKP3 Kota Cirebon Elmi Masruroh di Cirebon, Kamis, mengatakan program tersebut salah satunya dilakukan melalui Kelompok Tani (Poktan) Hortipark Agrigardina di Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti.
"Lahan yang terbatas di wilayah perkotaan kami optimalkan melalui integrasi program ketahanan pangan, pertanian, peternakan dan perikanan," katanya.
Elmi menjelaskan Hortipark Agrigardina menjadi contoh pengelolaan lahan perkotaan, yang melibatkan masyarakat untuk menghasilkan pangan di lingkungan tempat tinggal.
Pihaknya menilai hal tersebut dapat mendorong kemandirian warga, dalam menciptakan kedaulatan pangan berbasis komunitas di tingkat lokal.
Pengelolaannya, kata dia, menggunakan konsep pertanian terpadu dengan menggabungkan budidaya tanaman pangan, peternakan dan perikanan dalam satu kawasan.
"Konsep integrated farming menyinergikan budidaya tanaman pangan dengan peternakan serta perikanan untuk meminimalkan limbah dan meningkatkan produktivitas," ujarnya.
Menurut Elmi, pemanfaatan lahan tersebut menjadi bagian dari program DKP3 dalam mengembangkan kemandirian pangan masyarakat di tengah keterbatasan lahan perkotaan.
Ia menuturkan program pangan itu dilengkapi pula Gerakan Pangan Murah (GPM) Pojok Stunting atau GPM Posting, yang menyalurkan ikan dan telur ayam kepada warga sasaran.
"Selain itu, kami mengoptimalkan GPM Mobil Pangan Keliling atau GPM Mol Pangling untuk menjangkau stabilitas pasokan pangan di tingkat kelurahan," katanya.
Ia menyampaikan penerapan program tersebut menjadi lokus Studi Lapangan Manajemen Kinerja (STULA) Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026, dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat.
Elmi mengemukakan 40 peserta mengikuti kegiatan pada 14-16 September 2026 dengan 20 orang ditempatkan di DKP3 dan 20 lainnya di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kota Cirebon.
Para peserta, kata dia, sudah meninjau Hortipark Agrigardina untuk melihat secara langsung pengelolaan lahan yang telah dikembangkan menjadi lokasi pangan produktif.
"Kami berharap inovasi-inovasi yang ada di Kota Cirebon ini dapat diadopsi, diadaptasi dan dikembangkan oleh para peserta di instansi asal mereka masing-masing," ucap dia.
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.