DKI bina lebih dari 100 ribu wirausaha untuk buka lapangan kerja baru
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengoptimalkan program "Jakpreneur" untuk menciptakan lapangan kerja baru melalui pengembangan kewirausahaan dengan membina lebih dari 100 ribu pelaku usaha.
"Ada lebih dari 100 ribu binaan yang kita lakukan, dan salah satu binaan yang dilakukan di Suku Dinas Jakarta Timur adalah yaitu sekarang ini ada sepuluh UMKM yang ikut dalam bazar," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Taufik di Jakarta, Rabu.
Menurut Taufik, strategi ini dilakukan dengan memperluas pembinaan usaha produktif dan ekonomi kreatif agar masyarakat memiliki pilihan yang lebih beragam dalam memperoleh penghasilan sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
Program tenaga kerja mandiri dan Jakpreneur ini dijalankan melalui enam pengampu berdasarkan Pergub Nomor 2 Tahun 2020.
Selain itu, pengembangan kewirausahaan merupakan salah satu strategi yang dijalankan melalui program Jakarta Bekerja.
Seperti acara Jakarta Timur Career Fest ini, tidak hanya membangun ketenagakerjaan saja tetapi juga perlu membuka ruang agar masyarakat memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang ekonomi secara mandiri.
"Mendorong tumbuhnya kewirausahaan serta penciptaan lapangan kerja baru melalui pengembangan usaha produktif dan ekonomi kreatif," ujar Taufik.
Lebih lanjut, kehadiran UMKM dalam kegiatan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan ini memperlihatkan bahwa ekosistem pekerjaan dapat dibangun melalui berbagai jalur.
Masyarakat tidak hanya diarahkan untuk memperoleh pekerjaan melalui penempatan di perusahaan, tetapi juga diberi kesempatan mengembangkan usaha produktif sebagai sumber penghasilan.
"Keterlibatan UMKM dalam kegiatan seperti career fest dan bazar juga membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring, sekaligus berinteraksi langsung dengan calon konsumen," jelas Taufik.
Taufik memastikan, pemerintah akan terus mendorong masyarakat agar memiliki lebih banyak pilihan dalam meningkatkan kesejahteraan, baik pekerjaan formal maupun pengembangan usaha secara mandiri.
"Dibutuhkan sinergi, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," ucap Taufik.
Taufik berharap, masyarakat yang tergabung dalam Jakpreneur terus menghasilkan usaha yang produktif, berdaya tahan, dan mampu berkembang dalam jangka panjang.
Adapun Jakarta Timur Career Fest dilaksanakan secara hybrid, yakni secara daring dan luring. Untuk pelaksanaan secara online berlangsung mulai 21 Juli hingga 5 Agustus 2026 melalui laman career.jakarta.go.id.
Sementara pelaksanaan secara offline berlangsung selama dua hari mulai Selasa-Rabu, 28-29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB-16.00 WIB.
Baca juga: DKI optimalkan pembinaan UKM lewat Jakpreneur
Baca juga: 40 ribu Jakpreneur di Jakbar sudah bertransformasi secara digital
Baca juga: Sudin Parekraf Jaksel bina 319 Jakpreneur subsektor ekonomi kreatif
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.