Disdik Mimika sebut HAN 2026 momentum perkuat perlindungan anak di daerah - ANTARA News Papua Tengah
Timika (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Papua Tengah menyebut peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 pada 32 Juli 2026 menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan anak di wilayah itu, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Mimika Elowisia Emakeparo di Timika, Kamis, mengatakan orang tua sebagai lingkungan terdekat keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam upaya memberikan perlindungan kepada anak terhadap segala tindakan yang dapat merugikan anak, baik terjadi di rumah maupun di lingkungan sekolah.
"Perlindungan dan pembinaan terhadap anak harus terus dilakukan oleh para orang tua, jangan sampai orang tua tidak memberikan perlindungan dan bahkan menelantarkan anak," ujarnya.
Para orang tua memiliki kewajiban untuk menyekolahkan anak mulai dari tingkat PAUD hingga sekolah menengah atas (SMA).
"Anak-anak wajib diberikan kesempatan untuk masuk PAUD yang menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak sejak usia dini," ujarnya.
Melalui peringatan HAN 2026 dengan mengangkat tema "Sayang anak, lindungi dan bangun masa depan" para orang tua diajak untuk ikut menjaga dan melindungi anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Anak -anak berhak mendapatkan rasa aman di lingkungan sekolah dan keluarga serta mendapat perlindungan secara hukum.
Ia menegaskan peringatan HAN ke-42 di Mimika bukan hanya dirayakan oleh anak- anak di tingkat PAUD saja tetapi juga dirayakan seluruh anak Mimika mulia dari PAUD hingga SMA.
Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Mimika Anthonetha Manuhutu menjelaskan bahwa perayaan HAN ke-42 di Mimika sukses diselenggarakan berkat kerja sama antara IGTKI dengan Disdik Mimika.
Acara jalan santai peringatan HAN di Mimika diikuti oleh 78 sekolah taman kanak-kanak (TK) di Mimika dengan total peserta mencapai ribuan peserta yang terdiri dari anak- anak TK, para guru serta orang tua yang juga ikut mendampingi anak- anak pada acara tersebut.
Pada acara jalan santai tersebut anak -anak mengenakan pakaian adat dari daerah masing -masing sebagai upaya merawat keberanekaragaman budaya dan mendorong resa cinta akan budaya pada anak sejak usia dini.
"Sehingga anak-anak bukan hanya mengenal budaya yang ada di Papua tetapi juga mengenal beraneka ragam budaya lain dari seluruh Indonesia," ujarnya.
IGTKI Mimika juga mengajak seluruh seluruh tenaga pendidik ditingkat PAUD menjadikan momentum HAN ke-42 untuk memperkuat komitmen bersama membangun PAUD di seluruh wilayah Mimika.
"Peringatan HAN ini kami sebagai guru-guru yang mendidik anak-anak PAUD di Mimika ini sehati membangun masa depan anak-anak ini ke depan. Terima kasih banyak kepada para orang tua atas kerjasama yang baik sehingga hari ini perayaan hari anak nasional diselenggarakan dengan meriah," ujarnya.
Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.