asiawebawards.com
  • 2026-07-30 04:52:45 +0000 UTC

    Jul 30, 2026

    Dinsos Kaltim edukasi 711 pelajar dan guru mitigasi bencana melalui program TMS - ANTARA News Kalimantan Timur

    Samarinda (ANTARA) - Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur memberikan edukasi kepada 711 pelajar dan guru di Kota Samarinda mengenai mitigasi bencana sejak dini melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS).

    Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kaltim Achmad Rasyidi di Samarinda, Rabu, mengatakan kegiatan ini bentuk investasi jangka panjang dalam perlindungan sosial.

    "Melalui program ini, lingkungan pendidikan didorong untuk memiliki kesiapsiagaan tinggi guna meminimalkan risiko saat menghadapi kondisi darurat," katanya.

    Ia menjelaskan pengenalan manajemen penanggulangan bencana di satuan pendidikan bagian penting dari upaya pra-bencana.

    "Program ini bertujuan membentuk budaya sadar dan tanggap bencana di lingkungan satuan pendidikan, sekaligus memberikan pengetahuan praktis kepada siswa dan guru agar siap menghadapi situasi darurat," ujarnya.

    Dengan pengetahuan mitigasi bencana, dia mengharapkan, lingkungan sekolah mampu mengambil keputusan dan tindakan penyelamatan secara tepat dan mandiri.

    "Literasi bencana harus dimulai sejak di bangku sekolah agar anak-anak memahami langkah yang harus dilakukan secara spontan saat menghadapi ancaman bencana," kata Achmad.

    Ia menegaskan pentingnya aspek keberlanjutan karena pengenalan secara teori tidak akan efektif tanpa adanya latihan berkala yang matang.

    "Oleh karena itu, perlu dilakukan simulasi evakuasi secara rutin guna membentuk kebiasaan atau muscle memory," katanya.

    Dalam kegiatan itu, para peserta dibekali materi oleh personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), meliputi pemetaan jalur evakuasi sekolah yang aman, simulasi penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, banjir, dan kebakaran, serta pengenalan dan pengoperasian peralatan logistik kebencanaan.

    Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Adhiyat menjelaskan total peserta yang terlibat aktif dalam kegiatan penguatan kapasitas ini mencapai 711 orang.

    Mereka terdiri atas 373 siswa dan guru SMP Purwajaya serta 308 siswa dan guru SMK Purwajaya. Kegiatan juga didukung unsur pendukung dari perwakilan Dinas Sosial Provinsi Kaltim, Forum Komunikasi (FK) Tagana Provinsi Kaltim, serta 10 personel lapangan Tagana dan Kampung Siaga Bencana (KSB) Barito.

    Ia menambahkan transfer pengetahuan dipandu pemateri yang berkompeten di bidangnya. Para narasumber berasal dari internal Dinas Sosial Provinsi Kaltim (Bidang Linjamsos), Forum Komunikasi Tagana Provinsi Kaltim, serta Tagana Kota Samarinda.

    Pewarta: Arumanto
    Editor : Rahmad

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-30 04:52:45 +0000 UTC