Cimahi (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Jawa Barat menyiagakan empat puskesmas dengan layanan rawat jalan hingga malam untuk mengurangi kepadatan pasien di RSUD Cibabat yang mengalami kelebihan kapasitas tempat tidur.

Kepala Dinkes Kota Cimahi Mulyati di Cimahi, Senin, mengatakan layanan rawat jalan sore tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB di Puskesmas Padasuka, Cipageran, Cimahi Utara, dan Cibeureum.

"Kita juga menyiagakan seluruh puskesmas. Kalau hanya mengalami gejala ringan, masyarakat dapat berobat ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP)," katanya.

Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya kunjungan pasien ke IGD RSUD Cibabat dalam dua hari terakhir yang menyebabkan kepadatan dan waktu tunggu pasien mendapatkan ruang rawat inap menjadi lebih panjang.

Hingga Senin pagi, tercatat 49 pasien masih mengantre untuk masuk ruang rawat inap RSUD Cibabat, sedangkan kapasitas 325 tempat tidur di rumah sakit tersebut telah terisi penuh.

"Dalam dua hari terakhir ini, terjadi peningkatan jumlah kunjungan pasien ke IGD RSUD Cibabat yang cukup signifikan. Kondisi ini menyebabkan kepadatan dan waktu tunggu pasien menjadi lebih panjang karena ketersediaan tempat tidur perawatan sedang terbatas," ujarnya.

Dia menjelaskan empat di antara 49 pasien tersebut, segera dipindahkan ke ruang perawatan, sedangkan 45 pasien lainnya masih dalam penanganan di IGD, bahkan terdapat pasien yang harus menunggu hingga 26 jam.

Dinkes Cimahi juga meminta seluruh rumah sakit di wilayah tersebut memperkuat koordinasi melalui sistem rujukan terintegrasi agar pasien tidak dipindahkan dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain, tanpa kepastian ketersediaan tempat tidur.

"Kalau dirujuk saja tanpa pendampingan tidak boleh, harus gunakan sistem rujukan terintegrasi. Jangan sampai pasien keliling ke rumah sakit tanpa ada kepastian ruang kamar kosong," katanya.

Mulyati memastikan peningkatan keterisian rumah sakit tidak secara spesifik disebabkan Influenza A maupun infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), meskipun kasus Influenza A saat ini sedang mengalami peningkatan di Kota Cimahi.

Ia mengimbau masyarakat dengan gejala ringan memanfaatkan puskesmas atau FKTP sehingga rumah sakit dapat memprioritaskan pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dan rujukan.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.