Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Cianjur, VIVA – Warga Desa Cibaregbeg, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat manusia yang kondisinya sudah tinggal tulang belulang.

Baca Juga

Polisi kini menyelidiki identitas korban hingga penyebab kematiannya. Mayat tersebut ditemukan pada Minggu (11/10/26). Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membusuk dan sebagian anggota tubuhnya diduga telah dimakan hewan liar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, Ajun Komisaris Polisi Bagus Panuntun mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi penemuan hingga penyebab kematian korban.

Baca Juga

"Kami masih menyelidiki identitas korban serta penyebab kematiannya, dimana jasad korban ditemukan tinggal tulang belulang pada Minggu (11/10)," katanya, dikutip Selasa (13/10/26).

Bagus menjelaskan, pemeriksaan luar yang dilakukan di RSUD Sayang Cianjur belum menemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tertentu. Meski demikian, penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan penyebab kematian korban.

Baca Juga

Jasad tersebut pertama kali ditemukan warga setelah mencium bau bangkai yang menyengat. Awalnya, warga menduga bau itu berasal dari bangkai hewan. Namun, setelah ditelusuri, mereka justru menemukan jasad manusia dalam kondisi tidak utuh.

Polisi menduga korban telah berada di lokasi penemuan selama sekitar 20 hari. Sebagian anggota tubuhnya hilang, yang diduga akibat dimakan hewan liar.

"Kami segera informasikan hasil pemeriksaan rumah sakit dan hasil penyelidikan guna mengetahui identitas korban serta penyebab tewasnya korban," katanya.

Sementara itu, seorang warga setempat bernama Eben (43) menuturkan, bau menyengat tersebut sudah tercium sejak dua hari sebelum jasad ditemukan. Warga kemudian mencari sumber bau itu ke sejumlah lokasi hingga akhirnya menemukan mayat tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami langsung melaporkan temuan mayat ke pihak berwajib, dimana selama ini warga tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya, bahkan selama ini kami kerap melakukan ronda malam," katanya.

Hingga kini, polisi masih berupaya mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya. Hasil pemeriksaan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan titik terang terkait penemuan mayat tersebut. (Ant)

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto (tengah)

Kata Polda Sulsel Soal Dugaan Anggota Polisi Bekingi Penimbunan 1.900 Liter BBM Subsidi di Bulukumba

Polda Sulsel menyelidiki dugaan keterlibatan anggota Polri dalam kasus penimbunan 1.900 liter BBM subsidi di sebuah rumah kosong di Kabupaten Bulukumba.

VIVA.co.id

13 Oktober 2026