Cianjur (ANTARA) - Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menurunkan dua unit mobil pemadam guna menjinakkan api yang membakar dua rumah di Perumahan BTN Joglo, Kelurahan Sawahgede, petugas gabungan masih menyelidiki penyebab kebakaran, Selasa.
Humas Damkar Cianjur Reki Maulana di Cianjur, Selasa, mengatakan sekitar 50 orang petugas gabungan dilibatkan dalam penanganan termasuk empat mobil tangki guna memasok air dari dinas terkait dan Polres Cianjur.
Api berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan bergelut selama dua jam, namun api melahap dua rumah hingga nyaris rata dengan tanah, tidak ada korban jiwa karena saat kejadian rumah dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya.
"Petugas sempat kesulitan karena lokasi rumah yang terbakar di dalam gang, namun upaya pemadaman dapat cepat dilakukan sehingga api tidak menjalar ke bangunan lainnya yang letaknya berdekatan," katanya.
Petugas melakukan pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala karena di salah satu rumah banyak terdapat barang bekas jenis plastik yang mudah terbakar karena pemilik dikenal sebagai pemungut barang bekas.
Sedangkan terkait penyebab pasti kebakaran, pihaknya bersama Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan, namun informasi dari warga sekitar api berasal dari salah satu rumah yang sengaja dibakar anak pemilik yang sudah diamankan pihak kepolisian.
"Saat ini petugas masih melakukan pendinginan selanjutnya kami bersama pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran," katanya.
Sementara informasi dari saksi mata warga sekitar, kebakaran yang melanda dua bangunan rumah tinggal tersebut berawal dari anak perempuan H (18) yang sengaja membakar rumah karena dendam pada orang tuanya yang bekerja sebagai pemulung.
Pelaku H sempat terlibat pertengkaran dengan ayahnya bahkan sehari sebelum sempat berniat untuk menghabisi nyawa ayahnya dengan sebilah pisau namun berhasil dihalangi warga.
"Pelaku sangat dekat dengan saya dan sering bercerita kalau sedang marah pada ayahnya, setelah membakar rumah dia sempat memberitahu saya kalau rumahnya sudah dibakar, saat saya lihat benar saja pai sudah membesar," kata saksi warga sekitar Enung Hayati (42).
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.