Diburu BNN, Bos Gendut Gembong Narkoba Kampung Bahari Lagi Sedot Lemak di klinik Kecantikan Saat Ditangkap
Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:01 WIB
Jakarta, VIVA – Pelarian MR alias Bos Gendut, gembong narkoba yang disebut mengendalikan jaringan peredaran narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara, berakhir di tempat tak terduga.
Baca Juga
MR diciduk Badan Narkotika Nasional (BNN) saat berada di sebuah klinik kecantikan di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat. Saat ditangkap, dia ternyata sedang menjalani perawatan sedot lemak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigadir Jenderal Polisi Roy Hardi Siahaan mengatakan, penangkapan dilakukan pada Rabu malam, 12 Agustus 2026.
Baca Juga
“Kita menangkap MR tadi di beauty kecantikan atau salon kecantikan yang ada di Mangga Besar,” kata Roy kepada wartawan, dikutip Jumat, 14 Agustus 2026.
Roy mengungkapkan MR berada di klinik tersebut bukan untuk sekadar bersembunyi. Dia tengah menjalani prosedur perawatan tubuh.
Baca Juga
“Sedang perawatan sedot lemak di salah satu klinik,” katanya lagi.
MR diketahui telah menjadi buronan dalam perkara narkoba sejak 7 November 2025. Dalam kasus tersebut, BNN menyebut MR terlibat kepemilikan sabu dalam jumlah besar.
“Yang bersangkutan berinisial MR ditangkap atas kepemilikan sabu 98 kilogram, kemudian ada senjata api, kemudian ada beberapa emas batangan, dan ada beberapa barang bukti lain non-narkotika,” tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, penggerebekan kasus narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 13 Agustus 2026, berlangsung tegang.
Massa memberikan perlawanan saat Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Brimob hendak melakukan penangkapan. Petugas BNN dan Brimob yang turun ke lokasi terlihat mengenakan perlengkapan lengkap, termasuk rompi antipeluru dan helm.
Operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengembangan kasus dugaan peredaran narkoba. Situasi berubah panas ketika petugas berupaya mengamankan sejumlah orang. Massa disebut menembakkan mercon ke arah petugas.
Mendapat perlawanan, petugas kemudian berusaha membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata. Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mengendalikan situasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam operasi tersebut, BNN turut menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya narkoba, uang tunai, senjata tajam, hingga senjata api. Sejumlah orang yang diduga sebagai bandar narkoba di kawasan tersebut juga berhasil diamankan.
Laporan: Adinda Ranta Safira/tvOnenews.com
Riwayat Kasus Narkoba di Kampung Bahari, Disebut Jadi 'Sarang' Sejak 2013
Kampung Bahari di Tanjung Priok, Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan setelah aparat melakukan operasi penindakan terhadap jaringan narkoba pada Agustus 2026.
VIVA.co.id
13 Agustus 2026