Rumania menembak jatuh dua drone yang diduga buatan Rusia di perairan teritorialnya, di tengah meningkatnya ancaman keamanan di Laut Hitam.

A view from the cockpit of a Romanian F-16 fighter jet during a mission to intercept and neutralize two drones that entered Romanian airspace without authorization on October 17, in this handout image provided by the Borcea 86th Air Base and released

Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu. Kementerian Pertahanan Rumania menyebut drone tersebut diduga merupakan model terbaru buatan Rusia yang memiliki kecepatan menyerupai pesawat tempur. (Romanian Ministry of National Defence/Handout via REUTERS)

Tampilan dari kokpit jet tempur F-16 milik Rumania saat menjalankan misi untuk mencegat dan melumpuhkan dua pesawat nirawak (drone) yang memasuki wilayah udara Rumania tanpa izin pada tanggal 17 Oktober. Gambar ini merupakan foto kiriman dari Pangkalan Udara ke-86 Borcea yang dirilis pada 18 Oktober 2026 oleh Kementerian Pertahanan Rumania, dengan lokasi kejadian disebutkan berada di Rumania.

Dilansir Reuters, Menteri Pertahanan Rumania Radu Miruta mengatakan pada Minggu (18/10/2026), kedua drone terbang dengan kecepatan sekitar 450 kilometer per jam. Karakteristik tersebut mengarah pada dugaan bahwa drone itu merupakan Geran-4 buatan Rusia yang menggunakan mesin turboprop. (Romanian Ministry of National Defence/Handout via REUTERS)

Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu (17/10/2026).

"Drone yang terbang tadi malam memiliki kecepatan 450 km/jam, yang membuat kami menduga bahwa itu adalah drone Geran-4 buatan Rusia dengan mesin turboprop," kata Miruta. Ia menambahkan, ini merupakan kali pertama Rumania menembak jatuh drone jenis tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/ROMANIAN DEFENSE MINISTRY)

Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu (17/10/2026).

Insiden itu terjadi beberapa hari setelah dua kapal tanker kimia terkena serangan drone di dekat pesisir Laut Hitam Rumania. Kedua kapal sedang berlabuh di dekat Kanal Sulina, jalur yang menghubungkan Sungai Donau dengan Laut Hitam dan menjadi salah satu rute ekspor Ukraina. (Tangkapan Layar Video Reuters/ROMANIAN DEFENSE MINISTRY)

Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu (17/10/2026).

Rumania, anggota NATO yang berbatasan dengan Ukraina sepanjang 614 kilometer, berulang kali melaporkan pelanggaran wilayah udaranya oleh drone Rusia sejak invasi skala penuh Moskow ke Ukraina pada 2022. Serangkaian insiden terbaru tersebut menyoroti risiko terhadap keamanan kawasan dan pelayaran komersial di sisi timur NATO. (Tangkapan Layar Video Reuters/ROMANIAN DEFENSE MINISTRY)

A view from the cockpit of a Romanian F-16 fighter jet during a mission to intercept and neutralize two drones that entered Romanian airspace without authorization on October 17, in this handout image provided by the Borcea 86th Air Base and released

Tampilan dari kokpit jet tempur F-16 milik Rumania saat menjalankan misi untuk mencegat dan melumpuhkan dua pesawat nirawak (drone) yang memasuki wilayah udara Rumania tanpa izin pada tanggal 17 Oktober. Gambar ini merupakan foto kiriman dari Pangkalan Udara ke-86 Borcea yang dirilis pada 18 Oktober 2026 oleh Kementerian Pertahanan Rumania, dengan lokasi kejadian disebutkan berada di Rumania.

Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu (17/10/2026).

Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu (17/10/2026).

Rumania mengerahkan jet tempur F-16 untuk menembak jatuh dua drone di wilayah perairan teritorialnya pada Sabtu (17/10/2026).