Dekranasda Jepara gandeng ritel modern perkuat UMKM
Dekranasda Jepara gandeng ritel modern perkuat UMKM
Selasa, 21 Juli 2026 23:28 WIB
Branch Manager Indomaret Cabang Semarang Johannes Christian Febrianto saat menghadiri pendampingan dan kurasi produk UMKM di Galeri Dekranasda Lantai 2 Jepara, Jawa Tengah, Selasa (21/6/2026). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Jepara.)
Jepara (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menggandeng PT Indomarco Prismatama untuk memperkuat daya saing produk UMKM sektor kuliner untuk membuka akses pasar yang lebih luas hingga mampu menembus jaringan toko ritel modern.
"Jepara memiliki banyak produk unggulan yang lahir dari kreativitas dan ketekunan para pelaku usaha. Namun kualitas saja belum cukup, harus memenuhi standar pasar, mulai dari legalitas usaha, keamanan pangan, kualitas kemasan, hingga konsistensi produksi," kata Wakil Ketua I Dekranasda Kabupaten Jepara Inez Hajar saat pendampingan dan kurasi produk UMKM di Galeri Dekranasda Lantai 2 Jepara, Selasa.
Kegiatan yang digelar di Galeri Dekranasda Jepara itu, diikuti 50 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner dari berbagai wilayah di Kabupaten Jepara.
Mereka mendapatkan pendampingan langsung dari tim kurator profesional Indomaret Cabang Semarang guna memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar pemasaran di ritel modern.
Menurut Inez Hajar pelaku UMKM perlu terus meningkatkan kualitas produknya agar mampu memenuhi kebutuhan dan standar pasar yang semakin kompetitif. Peningkatan kualitas tersebut tidak hanya akan memperluas peluang pemasaran, tetapi juga memperkuat posisi produk lokal di tengah persaingan industri.
"Kolaborasi antara Dekranasda dan PT Indomarco pemilik Indomaret sejalan dengan visi pembangunan daerah Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius), yang menempatkan penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Karena itu, imbuh dia, Dekranasda Jepara berkomitmen terus mendampingi pelaku IKM dan UMKM melalui berbagai program pembinaan, promosi, hingga perluasan akses pasar agar produk-produk lokal semakin berdaya saing.
Sementara itu, Branch Manager Indomaret Cabang Semarang Johannes Christian Febrianto mengatakan pendampingan dan kurasi produk merupakan bagian dari upaya mendorong UMKM Jepara naik kelas sehingga mampu memenuhi persyaratan untuk dipasarkan di jaringan toko modern.
"Harapan kami, melalui pendampingan ini, produk-produk UMKM Kabupaten Jepara dapat memenuhi standar untuk masuk ke gerai-gerai Indomaret, sehingga dapat meningkatkan angka penjualan serta menyejahterakan para pelaku UMKM di Kabupaten Jepara," katanya.
Dalam proses kurasi, setiap produk dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari legalitas usaha, mutu produk, kualitas kemasan, hingga kesiapan kapasitas produksi. Produk yang dinilai memenuhi standar berpeluang dipasarkan di jaringan toko modern Indomaret.
Melalui program tersebut, Inez berharap semakin banyak produk unggulan daerah yang mampu menembus pasar ritel modern. Sehingga produk UMKM Jepara tidak hanya memiliki daya saing yang lebih tinggi, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.