asiawebawards.com
  • 2026-07-24 13:20:11 +0000 UTC

    Jul 24, 2026

    Debut di Piala AFF 2026, Rekam Jejak Pelatih Indonesia dan Kamboja Jelang Duel Grup A

    Liputan6.com, Jakarta - Laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 mempertemukan Timnas Indonesia dengan Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026). Partai ini juga menjadi duel perdana di pinggir lapangan antara John Herdman dan Koji Gyotoku.

    Bagi Herdman, turnamen edisi 2026 menandai debutnya di Piala AFF sejak ditunjuk memimpin skuad Garuda pada Januari 2026. Sementara Gyotoku datang dengan catatan penampilan keduanya di ajang antartim nasional Asia Tenggara tersebut.

    Menjelang kickoff, riwayat kepelatihan dan performa terkini kedua pelatih memberi gambaran awal kekuatan masing-masing tim, seperti dilaporkan Bola.com.

    Catatan 2026 Skuad Garuda di Bawah Herdman

    John Herdman

    Perbesar

    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memimpin anak asuhnya saat menghadapi Oman pada FIFA Matchday periode Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Berkat racikan Herdman, Tim Garuda menang 3-0 atas Oman. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

    Sepanjang tahun 2026, Timnas Indonesia telah menjalani empat laga internasional resmi kalender FIFA bersama John Herdman.

    Dari rangkaian tersebut, Indonesia mencatat tiga kemenangan atas St Kitts and Nevis (4-0), Oman (3-0), dan Mozambik (1-0). Satu pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Bulgaria.

    Pelatih berusia 51 tahun itu memimpin rangkaian uji kekuatan tersebut sebelum menghadapi laga pembuka Grup A Piala AFF 2026.

    Portofolio Herdman: Olimpiade Hingga Piala Dunia 2022

    Herdman membawa pengalaman panjang saat mengambil alih Timnas Indonesia. Namanya melejit ketika menukangi Timnas Putri Kanada pada 2011–2018, termasuk mengantar Kanada merebut medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016 secara beruntun, serta lolos ke perempat final Piala Dunia Wanita 2015.

    Selepas itu, ia menakhodai Timnas Kanada menuju Piala Dunia 2022. Raihan tersebut istimewa mengingat Kanada sebelumnya absen selama 36 tahun dari turnamen paling elite tersebut.

    Selama masa tugasnya, pelatih kelahiran Inggris itu banyak diapresiasi karena mengubah kultur tim nasional Kanada dan mengerek level sepak bola negara tersebut, termasuk membangun fondasi kuat saat Kanada menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

    Jejak Koji Gyotoku: Dari Jepang ke Kamboja

    Di kubu lawan, Koji Gyotoku memiliki rekam jejak panjang di Asia. Ia pernah bekerja di Shimizu S-Pulse pada 2003–2008, kemudian menangani Timnas Bhutan pada 2008–2010, sebelum beralih ke Omiya Ardija (2010–2011) dan FC Gifu (2012–2013).

    Gyotoku juga sempat menakhodai Timnas Nepal pada 2016–2018. Mulai 2019, fokusnya bergeser ke pengembangan sepak bola Kamboja dengan memimpin tim junior, awalnya U-21, lalu berlanjut ke U-17 dan U-23.

    Pada 2024, ia dipercaya sebagai caretaker Timnas Kamboja senior dan dipertahankan sebagai pelatih tetap pada 2025. Di Piala AFF 2024, Kamboja bersaing di Grup A dengan catatan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan, yang membuat mereka gagal ke semifinal.

    Memasuki 2026, tren positif sempat muncul pada FIFA Matchday Juni. Kamboja menundukkan Bhutan 4-0 dan mengalahkan Hong Kong 2-0.

    Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

    Sambut 3 Klub Luar Negeri, Panpel Piala Presiden Elite 2026 Apresiasi Dukungan Imigrasi Indonesia

    2026-07-24 13:20:11 +0000 UTC