Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Jakata, VIVA – Setelah hampir setahun tak terlihat aktif di media sosial, Aron Ashab kembali muncul dengan pengakuan mengejutkan. Ia mengklaim sempat menjadi korban penculikan, ditahan di suatu tempat, hingga mengalami kekerasan fisik selama menghilang dari hadapan publik.

Baca Juga

Kabar tersebut disampaikan Aron melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada 14 Oktober 2026. Dalam pernyataan panjangnya, ia menceritakan pengalaman yang disebutnya sebagai masa paling sulit selama tidak terdengar kabarnya. Aron juga mengaku berhasil melarikan diri dan mendapat bantuan dari sejumlah warga hingga akhirnya kembali ke Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya mengungkap pengalaman tersebut, Aron turut memberikan sinyal bahwa persoalan yang dialaminya belum berakhir. Ia menyatakan telah berkonsultasi dengan kuasa hukum dan berencana membawa masalah itu ke jalur hukum.

Baca Juga

Aron Ashab Ungkap Alasan Lama Menghilang

Sebelum kembali membuat pernyataan pada Oktober 2026, Aron diketahui terakhir kali mengunggah konten di media sosial pada 2 November 2025. Setelah itu, ia tidak terlihat aktif seperti biasanya sehingga kemunculannya kembali langsung mengundang perhatian.

Baca Juga

Aron membuka unggahannya dengan menjawab pertanyaan mengenai keberadaannya selama ini. Ia kemudian melontarkan sejumlah tuduhan terkait dugaan penculikan yang menurut pengakuannya melibatkan oknum tertentu dan sejumlah orang yang disebutnya sebagai preman.

Aron mengklaim dirinya ditahan secara paksa dan mengalami kekerasan selama berada di tempat tersebut. Ia juga menyebut ada pihak yang diduga membiayai tindakan tersebut.

"Gw kemana selama ini lo tanya? Gw di PENJARA. Or bisa dibilang gw abis diculik trus dimasukin penjara. Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman preman kampretos yang sok keras berani nangkep gw pakai kekerasan, ngurung gw, nyiksa gw, gebukin gw maksa gw ini itu, dan ga fikir panjang kalo kali ini yang dia "garap" itu gw. Basically you chose the wrong motherfucker to mess with this time,” ungkap Aron Ashab yang dikutip dari Instagramnya @aronashab pada Kamis (15/10/26).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengaku Berhasil Kabur dengan Bantuan Warga

Dalam ceritanya, Aron mengaku tidak langsung bisa meninggalkan tempat dirinya ditahan. Ia menyebut sempat berpura-pura bersikap akrab dengan orang-orang yang dituding menahannya hingga akhirnya menemukan kesempatan untuk melarikan diri.

Halaman Selanjutnya

Setelah berhasil keluar, Aron mengatakan perjalanannya menuju Jakarta tidak berlangsung mudah. Ia mengaku harus berganti-ganti kendaraan, mulai dari bus antarkota hingga sepeda motor, sebelum mendapatkan bantuan dari warga yang ditemuinya.