asiawebawards.com
  • 2026-07-21 04:11:00 +0000 UTC

    Jul 21, 2026

    Danantara Tunjuk Purnawirawan TNI Teguh Arief jadi Dirut Peruri, Intip Profilnya - Korporasi Katadata.co.id

    Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mengangkat Letnan Jenderal TNI (Purn) Teguh Arief Indratmoko sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri). Teguh menggantikan posisi Dwina Septiani Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut Peruri.

    Pengangkatan tersebut termaktub dalam Surat Keputusan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara/BP BUMN Nomor 345 Tahun 2026 tertanggal 15 Juli 2026. Pengangkatan Teguh menambah daftar panjang para purnawirawan TNI yang memimpin perusahaan pelat merah.

    Lantas bagaimana profil Teguh Arief?

    Profil Teguh Arief, Purnawirawan TNI yang Duduki Posisi Dirut Peruri

    Menilik profilnya, Teguh merupakan lulusan Akademi Militer pada 1988 dari kecabangan Infanteri, Kopassus. Dia juga menempuh pendidikan di Universitas Krisnadwipayana dan Universitas Syiah Kuala.

    Selain itu, Teguh mengikuti sejumlah pendidikan militer lanjutan, antara lain Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) serta pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) pada 2014.

    Sebelum memimpin Peruri, pria kelahiran 1965 ini memiliki pengalaman panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat. Dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal TNI, Teguh pernah menjabat sebagai Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda, Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat, Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat, hingga Komandan Jenderal Akademi TNI.

    Tak hanya itu, Teguh juga pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional. Yayasan ini adalah lembaga nirlaba yang didirikan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung program pemerintah di bidang kesejahteraan umum, pendidikan dan kesehatan.

    Sebelumnya, Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, pergantian Direktur Utama Peruri dilakukan berdasarkan kebutuhan perusahaan.

    "Saya rasa kalau sudah diumumkan, mungkin ya (pergantian Dirut Peruri). Karena tadi saya di dalam (rapat terbatas). Tetapi keputusannya sudah ada," kata Dony dikutip dari Antara, Selasa (21/7).

    Menurut Dony, penempatan direksi di setiap badan usaha disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan. Dony mengatakan Peruri memiliki karakteristik yang berbeda dari badan usaha komersial pada umumnya karena menjalankan fungsi strategis yang berkaitan dengan keamanan dan pengamanan dokumen negara.

    "Jadi semua penempatan direksi itu tergantung dari kebutuhan kita. Peruri ini kan sebetulnya perusahaan untuk yang dijaga keamanan, security, dan lain sebagainya. Kita butuh ya, jadi ini kan bukan perusahaan sebetulnya Peruri ini lebih kepada alat pemerintah untuk mengontrol tadi kan, karena ini bukan perusahaan komersial kan, sebetulnya," ujar Dony.

    Profil dan Bisnis Peruri

    Adapun Perum Peruri merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang teknologi keamanan tinggi (high security). Kegiatan usaha utamanya mencakup pencetakan uang rupiah, pembuatan dokumen negara berfitur keamanan serta penyediaan layanan keamanan digital dan identitas elektronik.

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2019, kegiatan usaha Peruri mencakup pencetakan mata uang rupiah untuk memenuhi kebutuhan sesuai permintaan Bank Indonesia.

    Peruri juga membuat dokumen negara yang memiliki fitur sekuriti, seperti dokumen keimigrasian dan benda meterai, serta dokumen lainnya berupa pita cukai dan dokumen pertanahan.

    Selain itu, Peruri dapat membuat dokumen negara lain yang memiliki fitur sekuriti, mencetak mata uang dan membuat dokumen negara lain atas permintaan negara yang bersangkutan serta menyediakan jasa yang memiliki fitur keamanan.

    Kegiatan usaha Peruri juga mencakup fabrikasi kertas uang, kertas sekuriti, tinta sekuriti serta layanan digital sekuriti.

    Terbaru, berdasarkan PP Nomor 86 Tahun 2021 tentang Pengadaan, Pengelolaan, dan Penjualan Meterai, Peruri mendapatkan penugasan untuk membuat meterai elektronik.

    Penugasan tersebut memperkuat posisi Peruri sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi keamanan, termasuk keamanan digital.

    2026-07-21 04:11:00 +0000 UTC