Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendirikan pos komando (posko) di tingkat kecamatan guna mempercepat penanganan kasus kebakaran, khususnya di wilayah terpencil.
"Saat ini selain di Markas Komando atau Mako, kita juga sudah mendirikan lima posko di tingkat kecamatan. Terbaru kita lakukan penambahan posko baru sehingga totalnya enam posko di kecamatan," kata Kepala Dinas Damkar Rejang Lebong Andy Ferdian di Rejang Lebong, Senin.
Dia menjelaskan, penambahan posko baru tersebut difokuskan untuk menjangkau area Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir, dan Sindang Dataran. Langkah ini dilakukan karena selama ini penanganan kebakaran di tiga wilayah tersebut harus mengandalkan armada dari Kecamatan Kota Padang maupun Padang Ulak Tanding yang jaraknya cukup jauh.
Adanya penambahan posko damkar baru ini, diharapkan tidak hanya mempercepat respons tanggap darurat musibah kebakaran, tetapi juga mengoptimalkan pelayanan pertolongan darurat lainnya bagi masyarakat.
Saat ini, kata dia, kekuatan Damkar Rejang Lebong didukung oleh 118 personel serta delapan unit armada pemadam yang terdiri atas mobil pemadam (fire truck) dan mobil penyuplai air.
Seluruh personel disebar di Mako Damkar Kota Curup untuk melayani lima kecamatan di wilayah perkotaan, meliputi Kecamatan Curup, Curup Selatan, Curup Timur, Curup Tengah, dan Curup Utara, serta enam posko kecamatan.
Adapun sebaran posko kecamatan meliputi Posko Bermani Ulu (melayani Kecamatan Bermani Ulu dan Bermani Ulu Raya), Posko Selupu Rejang (Kecamatan Selupu Rejang dan Sindang Kelingi), Posko Binduriang.
Selanjutnya Posko Padang Ulak Tanding, serta Posko Kota Padang yang membawahi Kecamatan Kota Padang, Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir, dan Sindang Dataran.
Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.