asiawebawards.com
  • 2026-07-28 08:15:00 +0000 UTC

    Jul 28, 2026

    Catat, Zulkifli Hasan Jamin Koperasi Desa Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

    Bagikan:

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan memastikan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan mematikan usaha warung maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sejenis yang selama ini dijalankan masyarakat.

    Menurut Zulkifli Hasan atau Zulhas, Koperasi Desa Merah Putih tidak dirancang sebagai toko maupun supermarket yang akan bersaing langsung dengan warung dan pelaku usaha ritel di tingkat desa dan kelurahan.

    “Saya jelaskan, kopdes ini bukan toko, bukan supermarket. Jadi, tidak usah khawatir warung-warung, segala macam, ritel-ritel ini tidak ada ini, ya. Bisa saling melengkapi,” ujar Zulhas dalam konferensi pers terkait rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP di Jakarta, Selasa.

    Zulhas menjelaskan, fungsi utama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah menjadi infrastruktur pemerintah dalam menyalurkan berbagai barang bersubsidi serta bantuan pemerintah kepada masyarakat.

    BACA JUGA:


    Selain itu, KDKMP juga akan berperan sebagai offtaker atau pihak yang membeli dan menyerap produk-produk pertanian dari masyarakat, seperti gabah, beras, dan komoditas lainnya.

    Ia mencontohkan, apabila harga pembelian gabah yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram, tetapi petani hanya mendapat tawaran Rp5.000 per kilogram dari tengkulak, Koperasi Desa Merah Putih dapat membeli gabah tersebut sesuai harga yang ditetapkan pemerintah melalui kerja sama dengan Perum Bulog.

    “Kalau di daerah itu gabahnya ditentukan pemerintah Rp6.500, ternyata harganya tengkulak membeli Rp5 ribu. Maka, koperasi Merah Putih bisa membeli dengan Rp6.500, kerja sama dengan Bulog, ya,” kata Zulhas.

    Ke depan, apabila berkembang dengan baik, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga berpeluang mengembangkan berbagai potensi ekonomi lokal, seperti desa wisata, desa tematik, dan sektor usaha lainnya.

    Namun, Zulhas menegaskan bahwa fungsi paling mendasar KDKMP tetap sebagai infrastruktur penyaluran barang bersubsidi dan bantuan pemerintah, serta sebagai offtaker produk-produk pertanian masyarakat.

    “Tetapi yang paling mendasar tadi, infrastruktur penyalur subsidi dan sebagai offtaker,” ujarnya.

    Pemerintah menargetkan sekitar 25.000 Koperasi Desa Merah Putih mulai beroperasi pada Agustus hingga September 2026. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 35.862 unit pada akhir tahun.

    Zulhas berharap Perpres tentang tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat rampung pada pekan ini. Regulasi tersebut diharapkan menjadi pedoman bersama sekaligus memberikan kepastian bagi pelaksanaan dan operasional program KDKMP di berbagai daerah.

    “Mudah-mudahan minggu ini selesai tata kelolanya agar semua bisa punya pegangan yang sama,” pungkas Zulhas.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    Populer

       Pemerintah Diminta Perkuat Diplomasi Hadapi Ketidakpastian Tarif AS

    28 Juli 2026, 05:31

    Menko Airlangga Ungkap Insentif EV akan Dikaitkan dengan Mobil-Motor Listrik Nasional

    28 Juli 2026, 10:39

    IHSG Selasa Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.080-6.250, Empat Saham Direkomendasikan

    28 Juli 2026, 07:20

    Harga Emas Antam Turun Rp9.000, Segram Dibanderol Rp2,613 Juta

    28 Juli 2026, 11:30

    KSSK Pantau Ekonomi Setiap Hari, Hasil Resmi Diumumkan Tiga Bulan Sekali

    28 Juli 2026, 07:45

    2026-07-28 08:15:00 +0000 UTC