asiawebawards.com
  • 2026-08-02 07:15:00 +0000 UTC

    Aug 02, 2026

    Catat, Kementerian Komunikasi dan Digital Masyarakat Cermat Periksa Foto dan Video di Media Sosial

    Bagikan:

    JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengimbau masyarakat agar lebih cermat memeriksa setiap foto maupun video yang beredar di media sosial dan berbagai platform digital. Langkah ini penting untuk menghindari kesalahpahaman akibat konten lama yang diunggah kembali tanpa disertai informasi waktu, lokasi, maupun konteks yang jelas.

    Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan masyarakat perlu meningkatkan literasi digital dengan tidak langsung mempercayai atau membagikan sebuah konten sebelum memastikan keaslian dan konteksnya.

    "Masyarakat perlu makin kritis terhadap setiap informasi yang diterima. Jangan langsung mempercayai, apalagi menyebarkan foto atau video demonstrasi sebelum memastikan waktu, lokasi, dan sumbernya," ujar Fifi di Jakarta, Minggu.

    Menurut Fifi, unggahan foto maupun video yang tidak mencantumkan informasi mengenai tempat, waktu, sumber, serta konteks kejadian berpotensi menyesatkan publik. Kondisi tersebut dapat memicu kesalahpahaman, membentuk persepsi yang keliru, hingga memperkeruh situasi di tengah masyarakat.

    Ia menegaskan, pemerintah tetap menghormati kebebasan masyarakat dalam memperoleh dan menyampaikan informasi sebagaimana dijamin oleh peraturan perundang-undangan. Namun, kebebasan tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab untuk memastikan informasi yang disebarluaskan akurat, benar, dan tidak menyesatkan.

    BACA JUGA:


    Kemkomdigi mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari memicu kepanikan publik, memperbesar polarisasi, hingga mengganggu ketertiban masyarakat.

    Karena itu, masyarakat diimbau melakukan verifikasi sederhana sebelum membagikan suatu konten. Langkah tersebut dapat dilakukan dengan memeriksa tanggal unggahan, memastikan kredibilitas sumber informasi, serta membandingkan isi konten dengan pemberitaan dari media massa yang tepercaya.

    "Ruang digital harus menjadi ruang yang sehat. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi penyebaran informasi yang tidak benar justru dapat merugikan masyarakat luas," kata Fifi.

    Ia juga mengajak seluruh pengguna internet untuk bersama-sama menjaga ekosistem digital yang aman dan kondusif.

    "Karena itu, mari bersama-sama menjaga ruang digital tetap informatif, damai, dan bertanggung jawab," tambahnya.

    Kemkomdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

    Selain mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, Kemkomdigi juga terus memantau perkembangan isu yang beredar di ruang digital. Pengawasan dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari kementerian dan lembaga, platform digital, media massa, komunitas pemeriksa fakta, hingga pemangku kepentingan lainnya.

    Kolaborasi tersebut bertujuan mencegah penyebaran konten negatif, memperkuat literasi digital masyarakat, serta menjaga keamanan dan kualitas ruang digital di Indonesia.

    Kemkomdigi juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam menjaga ekosistem digital dengan melaporkan konten yang diduga bermuatan negatif atau menyesatkan melalui kanal resmi aduankonten.id.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    2026-08-02 07:15:00 +0000 UTC