Calvin Verdonk di Lille

Perbesar

Calvin Verdonk di Lille 2026/2027. (Dok. Lille)

Liputan6.com, Jakarta - Calvin Verdonk mengukir sejarah baru sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pertama yang main di Liga Champions. Momen bersejarah itu terjadi Rabu (14/10/2026) dini hari WIB saat klubnya Lille melawan Arsenal.

Dalam laga tersebut, Verdonk masuk sebagai pemain pengganti dan bermain selama sekitar 12 menit. Sayangnya Lille meraih hasil negatif. Mereka kalah telak 0-3 dari Arsenal di Emirates Stadium.

Bek andalan Timnas Indonesia itu diturunkan pada menit ke-76, menggantikan Romain Perraud. Penampilan Verdonk di turnamen antarklub paling elite Eropa ini menjadi penantian panjang bagi penggemar sepak bola Tanah Air.

Sebelum Verdonk, beberapa pemain berdarah Indonesia seperti Emil Audero dan Kevin Diks juga pernah merasakan atmosfer Liga Champions. Namun, status kewarganegaraan menjadi pembeda krusial dalam catatan sejarah ini.

Saat Audero dan Diks tampil di kompetisi tersebut, keduanya belum memiliki status Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini menjadikan Verdonk sebagai pemain pertama yang berlaga di Liga Champions dengan membawa identitas resmi sebagai WNI.

Jersey bersejarah tersebut rupanya tidak disimpan Verdonk. Ia memilih memberikannya kepada pemain muda Arsenal Demiane Agustien. Pada Rabu siang WIB, Agustien mengunggah di Insta Story jersey Lille pemberian Verdonk dengan nomor punggung 24.

Sinyal Bela Timnas Indonesia

Calvin Verdonk

Perbesar

Calvin Verdonk, LOSC Lille, musim 2026/2027. (Dok. X @losclive)

Pemberian Verdonk kepada Agustine ini menjadi menarik. Pasalnya Agustien memiliki darah Indonesia. Pemuda 19 tahun itu kabarnya sedang dalam proses dinaturalisasi timnas Indonesia.

Sontak pemberian jersey ini membuat warganet semakin berspeskulasi soal Agustien akan segera mengikuti jejak Verdonk membela timnas Indonesia. Verdonk diperkirakan turut merayu Agustien agar mau memperkuat timnas Indonesia.

Proses Kepindahan Agustine

Staf khusus Menteri Hukum bidang transformasi digital, Noor Korompot, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Agustien bisa membela Skuad Garuda karena memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya.

Ibu Agustien memiliki darah campuran Mesir dan Indonesia. Neneknya bahkan lahir di Indonesia.

"Demiane Agustien memperoleh garis darah Indonesia dari pihak ibunya, yang memiliki keturunan campuran Mesir-Indonesia serta seorang ibu (nenek Demiane) yang lahir asli di Indonesia," tulis Noor.

Noor bahkan mengungkapkan tim lawyer PSSI sedang berupaya mengurus naturalisasi Agustien.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

3rd SEAA Masters Championship 2026 Diikuti Hampir 600 Perenang dari 5 Negara, Ada Peserta dari Eropa hingga Australia

Sixtainability

Sixtainability

  • Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir11 jam yang lalu

    Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir
  • Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 hari yang lalu

    Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal
  • Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 hari yang lalu

    Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam
  • Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal3 hari yang lalu

    Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal
  • Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu

    Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon
  • Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu

    Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri
  • Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu

    Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa
  • Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu

    Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z
  • Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu

    Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas
  • The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu

    The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru
  • Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu

    Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan
  • PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu

    PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam

Lihat Selengkapnya