BWS Sumatera VI genjot pembangunan JIAT dukung ketahanan pangan - ANTARA News Jambi
Kota Jambi (ANTARA) - Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI menggenjot pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) untuk mendukung ketahanan pangan nasional di Provinsi Jambi.
"Program itu arahan pak Menteri PU (Pekerjaan Umum) melalui Dirjen Sumber Daya Air, ditujukan untuk daerah yang hanya mengandalkan air tadah hujan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BWS Sumatera VI Ferdinanto di Jambi, Kamis.
Menurut dia, program tersebut bertujuan untuk memperkuat infrastruktur sumber daya air guna mendukung sektor pertanian di Provinsi Jambi, dalam mengatasi persoalan pasokan air di lahan pertanian tadah hujan.
Sejauh ini pihaknya telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 30 titik jaringan irigasi air tanah. Sesuai dengan arahan Menteri Pekerjaan Umum (PU) serta Direktur Jenderal Sumber Daya Air, BWS Sumatera VI berencana menambah 22 titik JIAT baru pada 2026.
"Pembangunan tersebut menyebar di sejumlah kabupaten, antara lain, Kabupaten Sarolangun, Bungo, Tebo, Muaro Jambi dan Kerinci," ujarnya.
Ia menambahkan, selain pengembangan irigasi air tanah, BWS Sumatera VI tahun ini turut membangun infrastruktur penampung air seperti penampungan air atau embung. Salah satu infrastruktur yang telah terbangun adalah Embung Purwodadi di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Pembangunan tersebut, menurut dia, diharapkan dapat memperkuat cadangan air serta mengendalikan pasokan air pertanian secara berkelanjutan di wilayah Jambi.
"Kita juga bangun embung Purwodadi dan kolam retensi sama seperti ini (kolam retensi Kota Jambi), jadi perlahan-lahan kita tambah," jelasnya.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jambi Tunas Agung Jiwa Brata saat menyampaikan bahwa salah satu proyek prioritas Presiden di Jambi untuk mendukung pertanian adalah pembangunan daerah irigasi Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.
Proyek tersebut dikerjakan oleh BWS Sumatera VI Provinsi Jambi melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Sumatera VI Provinsi Jambi dengan penganggaran sebesar Rp57,5 miliar.
"Targetnya selesai Oktober tahun ini," kata Tunas Agung.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.