Mataram (ANTARA) - Bupati Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Syarafuddin Jarot meminta kepala puskesmas yang baru saja dilantik untuk tidak sekedar menunggu warga datang dalam kondisi sakit melainkan proaktif "jemput bola" turun ke lapangan melakukan tindakan pencegahan (preventif) dan edukasi (promotif).
"Kepala puskesmas, salah satu ujung tombak pelayanan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Dari 26 puskesmas yang ada, saya minta puskesmas semakin aktif menjaga agar masyarakat tidak jatuh sakit," ujarnya usai melantik dan mengambil sumpah 41 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Jumat.
Ia menegaskan tolok ukur keberhasilan penanganan kesehatan di tingkat daerah tidak lagi dilihat dari padatnya ruang rawat inap atau banyaknya pasien yang dilayani, melainkan dari sejauh mana potensi penyakit berhasil dicegah sejak dini.
"Keberhasilan puskesmas tidak semata diukur dari banyaknya pasien yang dilayani, tetapi dari seberapa banyak masalah kesehatan yang berhasil dicegah sejak dini," tegas Jarot.
Untuk itu, ia meminta para pimpinan puskesmas yang baru dilantik untuk mengenali wilayah kerja secara mendalam, memberi perhatian khusus pada kelompok rentan, memperkuat pencegahan stunting, serta mengoptimalkan program pemeriksaan kesehatan gratis.
Baca juga: Dari pit ke katoda: Jaga nadi pertambangan terus berdetak
Sementara dari sisi tata kelola internal, Jarot berharap adanya penguatan administrasi mulai dari aset, keuangan, hingga data pelaporan menjadi mandat utama para Kepala Tata Usaha yang juga dilantik. Sedangkan terhadap pejabat fungsional dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pergeseran pola penyakit.
Ia juga meminta seluruh jajaran birokrasi yang baru dilantik untuk terbuka terhadap kritik dan tidak alergi terhadap aduan publik. Keluhan, menurut dia, dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan dan menyederhanakan prosedur sepanjang tidak bertentangan dengan aturan.
Baca juga: Hari Pelanggan, PLN UP3 Sumbawa perkuat pelayanan ke masyarakat
Jarot berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah secara profesional, semakin dekat dengan masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Selain kepala puskesmas, pelantikan juga mencakup sejumlah pejabat pengawas dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.