asiawebawards.com
  • 2026-08-18 11:47:49 +0000 UTC

    Aug 18, 2026

    Bupati Muaro Jambi minta perusahaan aktif ikut tangani karhutla - ANTARA News Jambi

    Kota Jambi (ANTARA) - Bupati Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Bambang Bayu Suseno meminta pihak perusahaan agar aktif ikut serta menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayahnya.

    Melalui rapat koordinasi bersama satuan tugas penanganan karhutla Provinsi Jambi di Korem 042/Garuda Putih, ia meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya tidak lagi dilakukan secara parsial dan reaktif.

    "Dunia usaha khususnya perusahaan perkebunan, harus mengambil peran nyata dalam mencegah dan mengendalikan karhutla," kata bupati di Kota Jambi, Selasa.

    Ia mengungkapkan pemerintah daerah telah mendatangi sebanyak 25 perusahaan perkebunan untuk membangun koordinasi dalam menghadapi ancaman karhutla.

    Koordinasi itu bertujuan untuk membagi tugas penanganan kebakaran.

    Bambang menilai keterlibatan perusahaan sangat penting karena Kabupaten Muaro Jambi memiliki potensi karhutla cukup tinggi.

    Untuk itu, kata dia, perlu pemetaan kemampuan masing-masing perusahaan, termasuk kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta dukungan lainnya yang dapat dikerahkan ketika terjadi karhutla.

    Di sisi lain, dia mengingatkan bahwa faktor manusia juga tidak bisa diabaikan, perilaku masyarakat dalam membuka lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu api harus menjadi perhatian serius.

    Pemkab Muaro Jambi terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

    Sampai saat ini sejumlah titik di wilayah Kabupaten Muaro Jambi masih terjadi kebakaran, antara lain Kecamatan Kumpeh, Mestong, Jambi Luar Kota, dan Sungai Gelam.

    Kebakaran dilaporkan telah berlangsung sejak 5 Agustus 2026 dan belum sepenuhnya dapat dikendalikan.

    "Koordinasi harus lebih cepat dan lebih tajam, karhutla merupakan persoalan bersama, pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri menghadapi ancaman kebakaran yang berpotensi semakin besar apabila musim kemarau berlangsung lebih ekstrem," ujar dia.

    Pelaksana Harian (Plh Komandan Satgas (Dansatgas) Karhutla Provinsi Jambi Brigjen TNI Nyamin memastikan pihaknya saat ini tengah melakukan pemantauan pertumbuhan awan yang bisa berpotensi mendatangkan hujan.

    Jika nantinya ditemukan awan yang dimaksud pihaknya akan melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC), melalui penaburan bahan semai Natrium Klorida (NaCI), supaya hujan bisa turun di wilayah Jambi.

    Ia menambahkan, hujan alami yang terjadi pada Senin (17/8) pagi membuat kondisi udara di Jambi sedikit membaik, bahkan mampu mengurangi luas lahan yang terbakar di kawasan Desa Persiapan Air Merah dan Londerang di Kabupaten Muaro Jambi.

    "Kalau ada potensi awan, dan awan itu berpotensi untuk turun hujan akan dilaksanakan OMC," kata Nyamin.

    Pewarta: Agus Suprayitno
    Editor : Siri Antoni

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-18 11:47:49 +0000 UTC