Pontianak (ANTARA) - Bupati Kubu Raya Sujiwo turun langsung menindaklanjuti keluhan warga akibat debu dari proyek peninggian jalan di Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang di wilayah kabupaten itu.

"Protes yang disampaikan masyarakat merupakan hal yang wajar karena aktivitas proyek telah berlangsung selama berbulan-bulan dan debu yang ditimbulkan berdampak langsung terhadap warga maupun pengguna jalan. Kalau saya pun pasti marah karena berbulan-bulan mengisap debu seperti ini," kata Sujiwo di Sungai Raya, Jumat.

Untuk itu, ia meminta pelaksana proyek segera melakukan penyiraman jalan secara rutin selama proses pekerjaan berlangsung hingga pengaspalan dilakukan.

Dia juga menekankan agar pelaksana proyek bisa melakukan penyiraman secara maksimal agar permukaan jalan tetap basah dan padat sehingga debu tidak terus mengganggu masyarakat.

"Saya minta kepada pelaksana, mulai hari ini dilakukan penyiraman secara rutin sampai basah dan padat supaya tidak ada debunya," tuturnya.

Menurut Sujiwo, ruas jalan tersebut merupakan jalur penting yang digunakan masyarakat dari berbagai wilayah sehingga pengerjaan proyek dan dampak yang ditimbulkan harus mendapat perhatian serius.

Ia mengatakan akan berkoordinasi langsung dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat untuk mendorong percepatan proses pengaspalan serta memastikan komitmen pelaksana proyek dijalankan.

"Saya akan langsung ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional dan saya akan kawal ini secara serius. Saya akan pantau setiap hari," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Sujiwo bersama Kapolres Kubu Raya juga meminta masyarakat membuka kembali blokade jalan yang sebelumnya dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan.

Ia mengapresiasi warga Desa Pancaroba dan sekitarnya yang bersedia membuka kembali akses tersebut serta berjanji bersama jajaran kepolisian mengawal penyelesaian persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

"Saya bersama Pak Kapolres menjadi penjamin dan akan mengawal persoalan ini. Tolong sabar dan jangan melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun kepentingan umum," kata Sujiwo.

Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.