asiawebawards.com
  • 2026-07-28 10:34:44 +0000 UTC

    Jul 28, 2026

    Bupati Kobar minta masyarakat tingkatkan kewaspadaan terhadap bahaya karhutla

    Bupati Kobar minta masyarakat tingkatkan kewaspadaan terhadap bahaya karhutla

    Selasa, 28 Juli 2026 17:34 WIB

    Image Print

    Bupati Kobar Nurhidayah didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah saat diwawancarai di halaman Pemkab Kobar di Pangkalan Bun, Selasa (28/7/2026) ANTARA/Safitri RA.

    Pangkalan Bun (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Nurhidayah mengingatkan sekaligus meminta kepada seluruh lapisan masyarakat di wilayah setempat, agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang semakin rawan terjadi akibat musim kemarau ini.

    "Perubahan iklim daerah kita tengah merasakan itu, seperti sekarang ini daerah kita sedang menghadapi musim kemarau," kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Selasa.

    Mengingat wilayah Kotawaringin Barat merupakan daerah yang didominasi lahan gambut sangat rentan terbakar saat musim kemarau panjang. Untuk itu, masyarakat diimbau bersama-sama menjaga lingkungan sekitar.

    Orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu mengatakan, Terutama dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain berdampak pada lingkungan bencana tersebut juga berdampak terhadap kesehatan.

    "Dampak karhutla itu kan kabut asap yang tidak hanya dirasakan sendiri, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Jadi, harus sama-sama kita menjaganya," kata Nurhidayah.

    Saat ini Kabupaten Kobar dalam status siaga, hal tersebut berdasarkan data penanganan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kobar telah menangani sebanyak 47 kejadian selama bulan Juli 2026. Dari jumlah tersebut kurang lebih seluas 62,608 hektar lahan terbakar, dan berhasil dilakukan pemadaman kurang lebih 32,181 hektar.

    Baca juga: OJK Kalteng bangun ekosistem keuangan inklusif di KNMP Tanjung Putri

    Wilayah Kecamatan yang mendominasi kejadian karhutla tersebut diantaranya Kecamatan Arut Selatan, kemudian disusul Kecamatan Kumai, Pangkalan Banteng, Kotawaringin Lama, Pangkalan Lada dan Arut Utara.

    Nurhidayah menyampaikan, dengan jumlah tersebut dirinya kembali menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari bencana Karhutla.

    Pewarta : Safitri RA
    Uploader: Admin 3
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-28 10:34:44 +0000 UTC