Bupati Jayawijaya ingatkan 820 CASN bijak kelola keuangan
Kamis, 17 September 2026 14:17 WIB
Bupati Jayawijaya Atenius Murip memberikan arahan di hadapan raturan CASN yang hadir pada apel di lapangan Kantor Bupati Jayawijaya.ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayawijaya.
Wamena (ANTARA) - Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengingatkan 820 calon aparatur sipil negara (CASN) agar mengelola penghasilan dengan baik dan tidak terburu-buru mengambil kredit.
Atenius mengatakan terlalu banyak cicilan dapat mengurangi penghasilan yang diterima setiap bulan dan berpotensi memengaruhi motivasi kerja.
“Saya ingatkan, selagi masih CASN jangan terburu-buru mengambil kredit. Kredit itu bisa menyiksa kalau terlalu banyak kredit, penghasilan setiap bulan menjadi kecil dan akhirnya motivasi untuk bekerja juga bisa menurun,” kata Atenius dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis.
Menurut dia, selain kedisiplinan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap kemampuan CASN dalam mengelola penghasilan sejak awal masa kerja.
“CASN yang masih baru agar tidak terburu-buru mengambil kredit atau pinjaman dari lembaga perbankan atau dari luar yang dapat menyusahkan diri pribadi ke depan,” ujarnya.
Ia mengatakan kemampuan mengelola keuangan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan dan karier sebagai aparatur negara.
Atenius meminta CASN menyesuaikan kebutuhan dengan penghasilan yang diterima serta mengatur keuangan secara bijak sebelum memutuskan mengambil kredit.
“Belajar mencukupkan diri dengan gaji yang ada. Atur dan kelola dengan baik, jangan dipaksakan untuk mengambil kredit karena hal itu hanya senang di depan, tetapi sakit di belakang,” katanya.
Selain pengelolaan keuangan, Atenius meminta CASN meningkatkan kedisiplinan dan aktif belajar selama menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Ia berharap CASN tidak hanya hadir di kantor, tetapi mampu bekerja, mengembangkan keterampilan, dan memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah serta masyarakat.
“Ini generasi yang akan meneruskan kita. Mereka harus belajar disiplin, memahami pembagian kerja, menerapkan ilmu yang mereka punya dan terus menambah keterampilan karena suatu saat nanti mereka yang akan melanjutkan tugas pemerintahan ketika generasi kami sudah tidak ada,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026