asiawebawards.com
  • 2026-07-25 12:41:37 +0000 UTC

    Jul 25, 2026

    Bupati Barut harapkan Festival Kuntau jadi benteng pelestarian budaya

    Bupati Barut harapkan Festival Kuntau jadi benteng pelestarian budaya

    Sabtu, 25 Juli 2026 19:41 WIB

    Image Print

    Asisten Administrasi Umum Setda Barito Utara Annisa Cahyawati foto bersama usai membuka Festival Kuntau Asbadata di kawasan Water Front City (WFC) Muara Teweh, Sabtu (25/7/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

    Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menyatakan Festival Kuntau Asosiasi Bawi Dayak, Budaya dan Wisata (ASBADATA) kabupaten setempat merupakan momentum penting untuk melestarikan warisan budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda yang mencintai tradisi daerah.

    "kuntau merupakan salah satu kekayaan budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat sebagai tradisi penyambutan tamu dalam berbagai kegiatan adat suku Dayak maupun masyarakat Kalimantan pada umumnya," kata Shalahuddin melalui Asisten Administrasi Umum Setda Barito Utara Annisa Cahyawati membuka Festival Kuntau ASBADATA di kawasan Water Front City (WFC) Muara Teweh, Sabtu.

    Menurut dia, di dalam setiap gerak dan jurus kuntau terkandung nilai-nilai keberanian, kedisiplinan, ketangkasan, penghormatan kepada kepala suku, serta semangat persaudaraan.

    "Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada generasi muda agar mereka tidak kehilangan jati diri dan tetap bangga terhadap budaya daerah," ujarnya.

    Ia mengingatkan perkembangan zaman dan derasnya pengaruh budaya luar menjadi tantangan dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk terus menghidupkan dan memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

    Menurut Bupati, melalui Festival Kuntau diharapkan lahir generasi penerus yang tidak hanya mahir dalam seni bela diri tradisional, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu menjadi duta budaya Kabupaten Barito Utara.

    Bupati juga mengapresiasi partisipasi peserta dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Barito Utara yang mengikuti festival tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi angin segar dalam meningkatkan reputasi budaya lokal sekaligus menjaga kelestarian tradisi kuntau agar tetap diwariskan dari generasi ke generasi.

    Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar mengikuti festival dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga persaudaraan, dan menampilkan kemampuan terbaik.

    "Menang atau kalah bukanlah tujuan utama. Yang lebih penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga, melestarikan, dan membanggakan budaya daerah agar tetap hidup sepanjang masa," kata dia.

    Pewarta : Kasriadi
    Uploader: Admin 1
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-07-25 12:41:37 +0000 UTC