asiawebawards.com
  • 2026-08-09 10:00:20 +0000 UTC

    Aug 09, 2026

    Bulog NTT menggencarkan GPM untuk jaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Alor

    Bulog NTT menggencarkan GPM untuk jaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Alor

    Minggu, 9 Agustus 2026 17:00 WIB

    Image Print

    Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam (kiri) bersama Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma (kedua kiri) menyalurkan bantuan beras kepada warga di Kabupaten Alor, NTT, Minggu (9/8/2026). (ANTARA/HO-Kanwil Bulog NTT)

    Kupang, NTT (ANTARA) - Perum Bulog Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Alor untuk menjaga stabilitas harga pangan dengan dukungan stok beras sekitar 1.500 ton.

    Pemimpin Bulog Wilayah NTT Arrahim K. Kanam dalam keterangan diterima di Kupang, Minggu, menegaskan, pihaknya memastikan ketersediaan beras di Alor dalam kondisi cukup dan akan terus didistribusikan melalui berbagai kanal, termasuk GPM, agar mudah diakses masyarakat.

    “Bulog memastikan masyarakat di Alor tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Stok yang ada cukup dan akan terus kami distribusikan melalui berbagai kanal. GPM menjadi salah satu upaya kami untuk mendekatkan akses pangan kepada masyarakat,” kata Arrahim.

    Ia menjelaskan penguatan GPM dilakukan agar stok yang tersedia dapat langsung dirasakan masyarakat melalui distribusi di titik-titik yang mudah dijangkau.

    Pelaksanaan GPM antara lain di GBI Filadelfia Mali dan Gereja Ebenhaezer Hula dengan melibatkan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

    “Semangat kami adalah memastikan pangan tersedia, terjangkau dan mudah diakses masyarakat. Karena itu, Bulog terus hadir dan bergerak bersama pemerintah daerah serta seluruh pihak untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di NTT," kata Arrahim

    Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menilai GPM menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.

    “Kami mengapresiasi Bulog yang terus hadir di tengah masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau. Pemerintah Provinsi NTT terus mendukung upaya menjaga ketahanan dan stabilitas pangan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk di Kabupaten Alor,” ujar Johni.

    Ia menambahkan kondisi geografis NTT yang didominasi wilayah kepulauan membutuhkan koordinasi kuat antara pemerintah pusat, daerah dan Bulog agar distribusi pangan tetap lancar.

    Kepala Divisi Penjualan Pasar Pemerintah Perum Bulog Fauzan Dipo Pribadi mengatakan ketersediaan stok yang cukup menjadi modal penting untuk menghadirkan pangan dengan harga terjangkau.

    “Stok beras Bulog di Alor saat ini sekitar 1.500 ton. Ini menunjukkan bahwa pasokan beras dalam kondisi aman. Karena itu, stok yang tersedia akan terus kami gerakkan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah,” ujar Fauzan.

    Menurut dia, GPM tidak hanya menjadi sarana penyaluran, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga wajar.

    “Prinsipnya kami ingin stok yang ada tidak hanya tersimpan di gudang, tetapi juga bergerak dan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan GPM dapat dilakukan secara masif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

    Pewarta : Yoseph Boli Bataona
    Editor: Anwar Maga
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-09 10:00:20 +0000 UTC