asiawebawards.com
  • 2026-08-12 09:57:11 +0000 UTC

    Aug 12, 2026

    Bulog Nabire tambah mitra penjualan SPHP - ANTARA News Papua Tengah

    Nabire (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Nabire, Papua Tengah, memperluas penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan menambah jumlah mitra penjualan guna memudahkan masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

    Asisten Manajer Pemasaran Bulog Nabire Muhammad Rahadiyan Razak di Nabire, Rabu, mengatakan jumlah mitra penjualan SPHP kini mencapai 48 yang tersebar di sejumlah pasar dan toko kelontong di wilayah Nabire.

    "Awal tahun mungkin mitra penjualan cuma sekitar 26, tapi sekarang sudah bertambah menjadi sekitar 48 mitra yang tersebar di seluruh Nabire," katanya.

    Ia mengatakan, penambahan mitra tersebut meningkatkan secara signifikan penjualan SPHP. Jika sebelumnya penjualan SPHP rata-rata hanya sekitar 30-40 ton per minggu, pada Agustus 2026 meningkat menjadi sekitar 60-70 ton per minggu.

    Ia mengatakan total penjualan beras SPHP sejak Maret hingga Agustus 2026 telah mencapai sekitar 826 ton.

    Mitra penjualan SPHP tidak hanya berada di Pasar Kalibobo, tetapi juga tersebar di sejumlah pasar dan toko kelontong yang berada di titik-titik keramaian sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tempat untuk mendapatkan beras tersebut.

    Ia menjelaskan mitra Bulog wajib menjual beras SPHP sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni maksimal Rp67.500 per kemasan lima kilogram atau Rp13.500 per kilogram.

    Mitra tidak diperbolehkan menjual kembali beras SPHP kepada pedagang beras lainnya. Beras tersebut harus disalurkan langsung kepada masyarakat sebagai konsumen akhir.

    Setiap mitra juga terikat dengan Bulog melalui surat pernyataan yang memuat ketentuan penyaluran beras SPHP, sehingga distribusinya dapat dipantau dan dipertanggungjawabkan.

    Ia mengajak masyarakat melaporkan kepada Bulog apabila menemukan penjualan beras SPHP di atas HET. Laporan tersebut diperlukan agar Bulog dapat melakukan pengecekan terhadap sumber dan jalur penyaluran beras tersebut.

    "Kalau ada masyarakat yang mendapatkan harga di atas HET, bisa langsung disampaikan kepada kami supaya kami bisa mengecek ke lapangan," katanya.

    Selain memperluas jaringan mitra, Bulog Nabire turut berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire untuk membantu menjaga keterjangkauan harga pangan.

    Dalam kegiatan tersebut, Bulog membawa 3,5 ton beras SPHP yang dijual Rp62 ribu per kemasan lima kilogram atau di bawah HET.

    Bulog juga menyediakan dua ton beras premium yang dijual Rp149 ribu per kemasan 10 kilogram, lebih rendah dari harga normal Rp169 ribu.

    Pewarta: Ali Nur Ichsan
    Editor : Evarianus Supar

    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-12 09:57:11 +0000 UTC