asiawebawards.com
  • 2026-08-01 09:30:00 +0000 UTC

    Aug 01, 2026

    Buka Festival Pusparagam, Fadli Zon Dorong Songket Jambi Tembus Pasar Internasional

    Bagikan:

    JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong budaya Jambi masuk lebih jauh ke ekonomi kreatif. Salah satu yang disorot adalah songket dan motif khas Jambi yang dinilai bisa dikembangkan hingga ke pasar internasional.

    Hal itu disampaikan Fadli saat membuka Festival Pusparagam Negeriku: Dari Jambi untuk Indonesia di Taman Budaya Jambi, Jumat, 31 Juli.

    Festival tersebut menjadi penutup rangkaian kunjungan kerja Fadli di Jambi. Acara ini memadukan seni pertunjukan, tari, seni rupa, hingga gastronomi atau budaya kuliner.

    Fadli mengatakan Taman Budaya Jambi memiliki peran penting bagi seniman dan budayawan daerah. Menurutnya, banyak pelaku budaya lahir dan tumbuh dari ruang tersebut.

    “Seniman dan budayawan yang ada, banyak yang dilahirkan di Taman Budaya ini,” kata Fadli.

    Ia menyebut Taman Budaya menjadi tempat bagi masyarakat, seniman, budayawan, pejuang, dan penggerak kebudayaan untuk mengekspresikan karya.

    BACA JUGA:


    Fadli menilai budaya Jambi punya modal besar untuk dikembangkan sebagai industri budaya dan kreatif atau cultural and creative industry. Dengan pengelolaan yang tepat, budaya tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

    Menurut Fadli, pengembangan budaya Jambi membutuhkan kerja sama banyak pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten, kota, komunitas budaya, pelaku UMKM, masyarakat, hingga swasta.

    “Tentu saja perlu kerja sama dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota dengan komunitas budaya, penggerak budaya, juga dengan UMKM dan masyarakat,” ujarnya.

    Fadli juga berharap pihak swasta dan korporasi ikut terlibat dalam memajukan kebudayaan.

    Ia lalu menyinggung 16 warisan budaya takbenda Indonesia yang sudah diakui UNESCO. Menurut Fadli, wastra atau kain tradisional menjadi salah satu kekuatan budaya yang bisa terus dikembangkan.

    “Kita tahu Jambi ini punya songket dan motif yang sangat khas, dan kita harapkan ini bisa dikembangkan hingga menjadi fashion tidak hanya di Jambi, tapi juga di dunia internasional,” kata Fadli.

    Gubernur Jambi Al Haris mendukung Festival Pusparagam Negeriku sebagai ruang penguatan ekonomi budaya. Ia menyebut festival budaya di Jambi tidak hanya menampilkan seni, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM, sejarawan, dan pekerja budaya.

    “Festival ini hampir setiap tahun diadakan. Selain itu, ada Festival Batanghari, kemudian ada juga beberapa agenda yang seluruhnya menampilkan ragam budaya kita,” kata Al Haris.

    Dalam rangkaian acara, Fadli juga meresmikan pameran seni rupa di gedung Taman Budaya Jambi. Ia meninjau lukisan, instalasi kontemporer, patung, hingga baju adat yang menggambarkan kekayaan budaya dari kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

    Fadli kemudian meninjau bazar pangan lokal dari komunitas budaya Jambi. Bazar itu menampilkan keragaman gastronomi Nusantara dari daerah setempat.

    Festival Pusparagam Negeriku digelar sebagai ruang pelestarian, pembinaan, dan pengembangan warisan budaya daerah. Selain pertunjukan seni dan tari, festival ini menghadirkan seni rupa, pangan lokal, dan karya budayawan Jambi.

    Add VOI as a Preferred Source

    Follow VOI news updates across Google.

    +

    2026-08-01 09:30:00 +0000 UTC