ILUSTRASI. BTN Kembangkan Layanan bagi Debitur KPR (Dok/BTN)

Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Tabungan Negara (BTN) menyiapkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi dengan tenor hingga 40 tahun untuk Hunian Manggarai, hunian vertikal terjangkau di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Manggarai, Jakarta.

Untuk diketahui, Hunian Manggarai merupakan proyek yang dikembangkan PT Kereta Api Indonesia melalui KAI Properti.

Proyek tersebut rencananya bakal menghadirkan 3.784 unit hunian dalam delapan tower di kawasan yang terintegrasi dengan salah satu pusat transportasi publik utama Jakarta.

Guna memperluas akses masyarakat, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu bilang skema pembiayaan jangka panjang dirancang dengan cicilan yang lebih terjangkau dan kepastian suku bunga dalam jangka panjang.

Baca Juga: Allianz Life Sebut KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Bisa Jadi Peluang Baru

“Memang mandat kita mengurus rumah rakyat. Skema KPR-nya ini kita coba yang 40 tahun dengan bunga 6% sampai lunas. Jadi bunganya tidak akan berubah,” ujar Nixon dalam agenda groundbreaking Hunian Manggarai di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Nixon mengatakan, daya tarik Hunian Manggarai terletak pada kombinasi keterjangkauan dan lokasinya yang berada di pusat kota, serta dekat dengan jaringan transportasi publik. Targetnya harga harga hunian tak bakal lebih dari Rp 600 juta per unit.

​Mitigasi Risiko Tenor Panjang

Dalam penyaluran KPR nanti, Nixon bilang pihaknya juga menyiapkan mitigasi risiko agar kredit yang disalurkan tak berubah menjadi kredit macet di kemudian hari. 

Di antaranya dengan menetapkan batas maksimum usia debitur, menjamin bunga subsidi berlaku penuh hingga KPR lunas, dan memastikan asuransi kredit untuk usia tertentu. Khusus untuk asuransi, pihaknya menganjurkan untuk tidak meng-cover penuh tenor. 

“Memang tidak dianjurkan asuransi hingga 40 tahun, cukup setengahnya saja. Karena kemahalan. Dan itu yang lagi kami cari polanya,” tutur Nixon. 

Baca Juga: Ciputra Life: Tenor KPR Subsidi hingga 40 Tahun Jadi Peluang Asuransi Jiwa Kredit

Sebenarnya BTN menyiapkan dua skema pembiayaan, yakni FLPP dan KPR non-subsidi. Skema FLPP diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang memenuhi ketentuan pemerintah, sedangkan KPR non-subsidi disiapkan untuk menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas.

Untuk KPR non-subsidi, BTN juga menyiapkan program khusus dengan uang muka mulai 5% serta suku bunga promosi yang menarik. 

Kehadiran skema FLPP tersebut sejalan dengan tujuan pengembangan Hunian Manggarai untuk menyediakan hunian layak dan terjangkau di tengah kota bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang memenuhi kualifikasi pemerintah.

Bersamaan dengan groundbreaking, BTN dan PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Hunian Manggarai. PKS ditandatangani Nixon bersama Direktur Utama KAI Properti Mohamad Ramdany, melanjutkan kolaborasi BTN dan KAI yang sebelumnya telah dirintis melalui Nota Kesepahaman.

Baca Juga: Rencana KPR Tenor 40 Tahun, CORE: Justru Bisa Memberatkan Debitur

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan skema pembiayaan, penyediaan layanan perbankan dan transaksi, pemasaran bersama, serta dukungan akses pembiayaan bagi konsumen.

BTN juga menyiapkan balé by BTN sebagai salah satu kanal untuk pendaftaran minat dan pembayaran Nomor Urut Pemesanan (NUP) Hunian Manggarai. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag