BRMP Lampung sebut 1.073 unit alsintan dapat percepat siklus produksi pertanian
BRMP Lampung sebut 1.073 unit alsintan dapat percepat siklus produksi pertanian
Sabtu, 15 Agustus 2026 21:30 WIB
Ilustrasi- Alat mesin pertanian berupa traktor yang dioperasikan oleh petani di Kabupaten Lampung Tengah. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.
Adanya alat mesin pertanian ini menjadi bentuk modernisasi sektor pertanian
Bandarlampung (ANTARA) - Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung memastikan 1.073 unit alat mesin pertanian (alsintan) prapanen yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Lampung dapat mempercepat siklus produksi pertanian di daerah itu.
"Adanya alat mesin pertanian ini menjadi bentuk modernisasi sektor pertanian, sebab bisa lebih cepat dalam pengolahan tanah hingga penanganan pascapanen," ujar Plt Kepala BRMP Lampung Endro Gunawan di Bandarlampung, Sabtu.
Ia mengatakan alsintan yang ada dapat dimanfaatkan oleh petani di wilayahnya untuk mempercepat siklus produksi pertanian, guna meningkatkan produksi. Alsintan tersebut terdiri dari alsintan prapanen dan alsintan pascapanen.
"Dengan alsintan ini, begitu petani tanam lalu panen dan mengolah hasil panen, bisa tanam lagi sehingga ini membantu meningkatkan indeks pertanaman juga," katanya.
Dia melanjutkan dengan alsintan pun akan menghemat waktu dan biaya, menekan susut hasil panen serta penanaman bibit bisa lebih presisi sehingga produksi bisa meningkat.
"Dengan adanya alsintan ini juga mendukung terciptanya swasembada pangan berkelanjutan dan hilirisasi komoditas pertanian," tambahnya.
Terinci di Provinsi Lampung total ada 1.073 unit alsintan prapanen yang tersebar di 13 kabupaten dan kota di Lampung terdiri dari 30 unit hand sprayer, 25 unit pompa air, 205 unit rice transplant, 1 unit traktor crawler, 765 unit traktor roda dua, dan 47 unit traktor roda empat.
Kemudian untuk alsintan pascapanen untuk jumlah combine harvester ada 62 unit yang tersebar di 11 daerah dan vertical dryer tujuh unit yang tersebar di lima daerah.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.