Denpasar (ANTARA) - Personel BKO Satbrimob Polda Bali yang ditugaskan di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat tidak hanya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran bantuan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy di Denpasar, Kamis, mengatakan kehadiran personel Brimob di Kalimantan Barat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang terdampak kondisi karhutla.
“Di Kabupaten Ketapang, tim yang dipimpin IPDA Ida Bagus Gana Putra menerjunkan 10 personel untuk melakukan pemadaman dan pendinginan lahan karhutla di Matan Hilir Selatan hingga malam hari,” kata Ariasandy.
Sementara itu, di Kecamatan Teluk Batang, sebanyak tujuh personel di bawah pimpinan IPTU I Dewa Kadek Dwipayuda melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan sembako dan masker kepada warga.
Personel juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang berada di wilayah terdampak.
Menurut Ariasandy, pelaksanaan penanganan karhutla di lapangan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air dan sulitnya mendapatkan sinyal komunikasi di lokasi.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
“Seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar, serta seluruh personel dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Ariasandy menegaskan keterlibatan personel BKO Satbrimob Polda Bali dalam Operasi Aman Nusa II merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika terjadi bencana yang membutuhkan penanganan bersama.
“Langkah ini merupakan komitmen Polri untuk hadir membawa manfaat, mempererat sinergi dengan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan dan kondusivitas wilayah BKO Polda Kalbar,” pungkasnya.
Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.