asiawebawards.com
  • 2026-08-03 12:20:50 +0000 UTC

    Aug 03, 2026

    BPJS Kesehatan kenalkan program JKN pada mahasiswa Undip

    BPJS Kesehatan kenalkan program JKN pada mahasiswa Undip

    Senin, 3 Agustus 2026 19:20 WIB

    Image Print

    Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Debbie Nianta Musigiasari saat menyampaikan materi pada BPJS Kesehatan Goes To Campus "Wujud Nyata Social Health Insurance Yang Terpercaya", di kampus Undip, Semarang, Senin (3/8/2026). (ANTARA/HO-BPJS Kesehatan)

    Semarang (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Semarang terus meningkatkan pemahanan literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kalangan mahasiswa, kali ini di Universitas Diponegoro Semarang.

    Kegiatan bertajuk BPJS Kesehatan Goes To Campus "Wujud Nyata Social Health Insurance Yang Terpercaya", di kampus Undip, Semarang, Selasa, diikuti mahasiswa semester lima Fakultas Kedokteran, Program Studi Kedokteran.

    Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengetahui penyelenggaraan program JKN yang telah diadakan selama lebih dari satu dekade ini oleh BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia.

    Ketua Program Studi Kedokteran Undip Santoso menilai kegiatan tersebut merupakan hal yang sayang untuk dilewatkan.

    Sebab, mahasiswa menjadi lebih mengenal dekat mengenai program JKN, mulai dari sistem penyelenggaraan hingga layanan-layanan yang diberikan BPJS Kesehatan.

    "Pastinya kegiatan BPJS Goest To Campus ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa kami, harapannya anak-anak kami dapat belajar banyak, karena sebagai pelaksana pelayanan kesehatan nantinya pasti akan bersinggungan dengan sistem jaminan kesehatan salah satunya Program JKN," katanya.

    Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi bekal pelajaran bagi mahasiswa kedokteran mengenai "health insurance" terbesar di Indonesia, yaitu program JKN, terutama mengenai sistem pembiayaan sehingga bisa diselaraskan dengan pelayanan kesehatan yang akan mereka berikan di masa depan.

    "Harapannya kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Fakultas Kedokteran Undip dapat terus terbangun dengan baik dan membuahkan input yang baik pula dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat," katanya.

    Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Debbie Nianta Musigiasari menjelaskan bahwa generasi muda di era modern saat ini memiliki peran strategis untuk memastikan kelanjutan pelayanan kesehatan nasional di masa mendatang.

    "Partisipasi aktif generasi muda seperti adik-adik mahasiswa yang nantinya akan terjun ke masyarakat sebagai garda pelayanan kesehatan terhadap pentingnya gotong royong jaminan kesehatan menjadi kunci keberhasilan Program JKN agar tetap 'sustain'," katanya.

    Ia menjelaskan program JKN bergerak dengan filosofi gotong royong, dengan analogi satu peserta JKN yang melakukan operasi jantung dengan biaya sekitar 130 juta dibiayai oleh iuran dari 3.095 orang sehat dari peserta mandiri kelas tiga sebesar Rp35 ribu.

    Hal tersebut menunjukkan bahwa program JKN adalah bukti nyata perlindungan kolektif, yang sehat membantu yang sakit.

    "Selain menjadi generasi yang sadar akan jaminan kesehatan, generasi muda juga tetap harus menjaga kesehatan sejak dini," katanya.

    Kini, penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi mulai menyasar kepada masyarakat usia produktif, bahkan terdapat kenaikan sekitar 55 persen untuk kasus tersebut.

    Ia menambahkan terkait hal tersebut kini BPJS Kesehatan memiliki layanan Prolanis Muda (Program Pengelolaan Penyakit Kronis Muda) bagi peserta dibawah 45 tahun agar kondisi kesehatan tetap terkendali dan terpantau secara mandiri bersama dengan FKTP.

    "Kami mendorong agar generasi muda terus meningkatkan literasi dan pemahaman JKN, terlebih dengan akses luas di berbagai platform digital generasi muda dapat memberikan informasi-informasi terpercaya dan menyebarkan berbagai konten edukatif terkait layanan JKN," katanya.

    Pewarta: Zuhdiar Laeis
    Editor: Heru Suyitno
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    2026-08-03 12:20:50 +0000 UTC