BPBD Pariaman catat 10 pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Pariaman (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Sumatera Barat mencatat sebanyak 10 pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda daerah itu sejak siang hingga sore tadi
"Untuk sementara ada 10 pohon tumbang yang terdata, pohon itu ada yang menimpa jalan, rumah, dan mobil," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman Ferry Ferdian Bagindo Putra di Pariaman, Senin.
Ia mengatakan salah satu pohon tumbang menimpa mobil yang sedang terparkir di kawasan wisata dan juga mengenai pondok rumah makan di lokasi tersebut.
Tiga pohon lainnya menimpa rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan pada bangunan serta sisanya menimpa jalan termasuk satu lokasi di kawasan objek wisata.
"Jadi pohon tumbang di kawasan wisata ada di dua lokasi," katanya.
Tim dari BPBD Pariaman, lanjutnya langsung membersihkan material pohon tumbang agar akses transportasi dan aktivitas warga dapat kembali normal.
Meski sejumlah pohon tumbang menimpa rumah dan fasilitas umum namun hingga sekitar pukul 18.30 WIB pihaknya tidak ada menerima laporan adanya korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut.
Ferry mengatakan cuaca ekstrem yang ditandai hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Oleh karena itu, lanjutnya BPBD Pariaman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal di kawasan rawan bencana banjir dan longsor guna mengantisipasi terjadinya korban.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di bawah pohon besar saat terjadi hujan lebat dan angin kencang guna mengantisipasi risiko yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem tersebut.
BPBD Pariaman, lanjutnya terus bersiaga dan melakukan pemantauan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem guna mempercepat penanganan apabila terjadi kejadian serupa.