Bandung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) meminta warga meningkatkan kewaspadaan dan senantiasa memakai masker saat berada di luar ruangan seiring sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda meluas hingga mencapai wilayah provinsi itu.
Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali mengingatkan pengenaan masker serta kacamata pelindung saat berada di luar ruangan perlu dilakukan sebagai peningkatan kewaspadaan kesehatan saluran pernapasan.
"Kurangi aktivitas di luar rumah selama hujan abu berlangsung. Hindari mengemudi jika jarak pandang terganggu," kata Teten di Bandung, Minggu.
Guna meminimalkan masuknya partikel abu halus ke lingkungan pemukiman, Teten meminta masyarakat menutup rapat akses ventilasi, pintu, serta jendela rumah.
Selain itu proses pembersihan endapan abu vulkanik di pekarangan maupun atap rumah diimbau dilakukan secara perlahan tanpa mengibaskan material. "Ini agar partikel mikro tersebut tidak kembali beterbangan di udara," ujarnya.
Diketahui, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mendeteksi paparan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dari Selat Sunda telah meluas hingga mengintai sebagian wilayah Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta, pada Minggu (6/9) pukul 09.00 WIB.
Temuan sebaran material vulkanik lintas provinsi tersebut terkonfirmasi berdasarkan hasil analisis data citra satelit RGB Himawari-9, menyusul rentetan erupsi menerus yang melanda gunung api berstatus Level III (Siaga) tersebut.
Masyarakat diminta tidak panik dan dapat terus memantau perkembangan informasi serta sebaran arah angin terkini dari kanal resmi BPBD, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta BMKG.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Abu Anak Krakatau menyebar ke Jabar, BPBD minta warga pakai masker
Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.